10 Ribu Penderita Gangguan Jiwa Tak Dapat Perawatan
VHRmedia, Semarang - Dari 30 ribu penderita gangguan kejiwaan di Provinsi Jawa Tengah, hanya 20 ribu orang yang mendapatkan perawatan kesehatan. Mayoritas pasien gangguan kejiwaan adalah warga miskin, sehingga tidak dapat mengakses layanan kesehatan.
Direktur Rumah Sakit Jiwa Amino Gondo Utomo, Trilastiti Widowati, mengatakan, keluarga biasanya enggan membawa penderita gangguan kejiwaan berobat ke rumah sakit karena biayanya mahal. “Rendahnya pengetahuan keluarga mengenai gangguan kejiwaan juga menyebabkan penderita tidak memperoleh pengobatan,” kata Trilastiti, Rabu (11/11)
Menurut dia, keluarga lebih memilih memasung atau mengurung penderita gangguan kejiwaan di rumah. Untuk mengatasi hal ini, pihak rumah sakit akan memulai program mendatangi pasien ke rumah-rumah.
Namun, program ini membutuhkan biaya besar. “Sementara anggaran yang kami ajukan di APBD untuk program tersebut ditolak oleh DPRD Jateng, dengan alasan alokasinya tidak jelas,” ujar Trilastiti Widowati.
Menurut Trilastiti, RSJ Amino Gondo Utomo saat ini merawat lebih dari 10 ribu pasien gangguan kejiwaan, yang sebagaian besar penerima bantuan Jaminan Kesehatan Masyarakat. (E1)
Berikan Komentar Anda
Terkini
HTI Minta Dubes Indonesia Cegah Pembakaran Quran

VHRmedia, Bandung – Ribuan aggota Hizbuttahrir Indonesia wilayah Jawa Barat berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung, Jumat (3/9). Mereka mengecam tindakan kelompok Dove World Outreach Center di Amerika Serikat yang akan membakar Quran untuk memperingati 9 tahun peristiwa 11 September.




