-
Sekar Munggaran Pinggir Jalan
Sanggar tari jaipong menawarkan panggung kelasa pinggiran. Ngos-ngosan bertahan hidup di ibu kota.
-
UNICEF: Stop Abaikan Anak Penyandang Disabilitas Saat Perang
“Di masa krisis, kita wajib bekerja sama sehingga orangtua dan anak penyandang disabilitas merasa terlibat dalam proses pembangunan respon inklusif untuk membantu mencegah cedera dan mendampingi korban selamat,” kata Rima Salah, Deputi Direktur Eksekutif UNICEF.
-
Kembali Diserang, Jemaat GKI Yasmin Protes Kapolri
Jemaat GKI Yasmin kembali diserang ormas yang diduga suruhan Wali Kota Bogor. Polisi yang berjaga di lokasi tempat ibadah tidak mencegah penyerangan tersebut.
-
Paralegal, Jembatan Warga Mencari Keadilan
Pelatihan paralegal LBH Jakarta berhasil meluluskan 250 warga masyarakat menjadi tenaga advokasi hukum. Para buruh, petani, dan korban penggusuran ini mampu menangani kasus pelanggaran HAM di komunitas mereka sendiri.
-
Permohonan Bebas Bos Megaupload Ditolak
Pendiri situs Megaupload, Kim Schmitz, ditahan atas tuduhan memimpin penyebaran konten yang dilindungi hak cipta di internet. Schmitz adalah korban awal kebijakan AS dalam memerangi pembajakan di internet.
-
Komnas Perempuan: Pemerkosaan Jangan Terulang
Komnas Perempuan mendesak pemerintah menjamin keamanan perempuan pengguna angkutan umum. Pemerkosaan di angkutan umum jangan terulang.
Kisah
-
Sekar Munggaran Pinggir Jalan
Sanggar tari jaipong menawarkan panggung kelasa pinggiran. Ngos-ngosan bertahan hidup di ibu kota.
-
Sugiarto, One Humble Environmental Hero
A young villager planted trees in a 475 hectares area, revived 21 wellspring. He revived the villagers’ economy.
-
Menghidupkan Mata Air Kehidupan
Pemuda desa menanam pohon di area seluas 475 hektare menghidupkan 21 sumber air. Menghidupkan ekonomi warga desa.
Fokus
-
Bintang untuk Dunia Lebih Cerah
Kita bisa membuat dunia lebih baik untuk semua. Tapi tak banyak yang mau melakukannya. Inilah sedikit artis yang konsisten memperjuangkan mimpi itu.
-
Munir, Pendekar HAM Sejati
“Kematian Munir adalah sebuah kehilangan besar dalam perjuangan penegakan hak asasi manusia di Indonesia. Dalam periode hidupnya yang singkat, Munir telah berhasil melakukan begitu banyak hal.”
-
Wajah HAM yang Berupaya Santai
“HAM tidak berat. Ia ada di sekitar hidup kita.” Apa boleh buat, aktivis HAM membakar diri.
Berita
-
UNICEF: Stop Abaikan Anak Penyandang Disabilitas Saat Perang
“Di masa krisis, kita wajib bekerja sama sehingga orangtua dan anak penyandang disabilitas merasa terlibat dalam proses pembangunan respon inklusif untuk membantu mencegah cedera dan mendampingi korban selamat,” kata Rima Salah, Deputi Direktur Eksekutif UNICEF.
-
Kembali Diserang, Jemaat GKI Yasmin Protes Kapolri
Jemaat GKI Yasmin kembali diserang ormas yang diduga suruhan Wali Kota Bogor. Polisi yang berjaga di lokasi tempat ibadah tidak mencegah penyerangan tersebut.
-
Paralegal, Jembatan Warga Mencari Keadilan
Pelatihan paralegal LBH Jakarta berhasil meluluskan 250 warga masyarakat menjadi tenaga advokasi hukum. Para buruh, petani, dan korban penggusuran ini mampu menangani kasus pelanggaran HAM di komunitas mereka sendiri.
Cakrawala
-
Bertemu La Galigo di Leiden
Sejumlah kasus pencurian museum terjadi di Indonesia. Naskah kuno pun '”merantau” jauh ke negeri orang.
-
Yuk, Membuat Robot Berbahan Sampah
Membuat mainan untuk mengisi waktu libur pasti seru. Ini dia cara merakit mainan berbahan sampah plastik.
-
Kuburan Luas Bernama Jakarta
Jakarta Biennale #14 menyuguhkan Jakarta yang berat beban. Pun Indonesia yang kelam
Sikap
-
Indahnya Toleransi
Toleransi ada dalam kehidupan sehari-hari kita dari zaman batu hingga sekarang. Manusia yang kehilangan hati tidak pernah tahu itu.
-
Internet dan Hak Asasi Manusia
Akses terhadap internet tidak hanya merupakan hak sipil dan politik, namun juga sebagai hak ekonomi, sosial, dan budaya. Hak atas akses internet merupakan positive rights yang menempatkan negara wajib menyediakannya.
-
Jejak Langkah
Budayawan Mohamad Sobary ketika ditanya tentang obsesi kultural dan intelektualnya oleh sastrawan muda Puthut Ea, dalam sebuah perbincangan santai di Yogyakarta, menjawab lugas, “Saya ingin dilihat orang.”


English Version
Facebook
Twitter
RSS
Arsip Web Lama





