perubahan,iklim,Earth,Hour,2010,hemat,listrik, 27 Maret Nanti 1.000 Kota Padamkan Listrik VHRmedia.com

Earth Hour 2010 27 Maret Nanti 1.000 Kota Padamkan Listrik

22 Maret 2010 - 16:34 WIB
Rosmi Julitasari

VHRmedia, Sidney – Lebih dari 100 bangunan terkenal dan 1.000 kota di seluruh dunia akan memadamkan listrik serempak pada Earth Hour, 27 Maret mendatang. Dari 100 bangunan terkenal tersebut, 3 di antaranya adalah bangunan tertinggi di dunia, yakni Burj Khalifa di Dubai, CN Tower di Toronto, dan Taipei 101 di Taiwan.
 
Jakarta, Butuan City di Filipina, dan Spitsbergen, kota dengan populasi beruang kutub terbesar yang terletak antara Norwegia dan Kutub Utara, juga menyatakan ikut serta dalam program kampanye perubahan iklim ini.

Eksekutif Direktur Earth Hour, Andy Ridley, mengatakan, aksi ini sangat penting untuk menurunkan kadar karbon di atmosfer. “Dengan memadamkan lampu selama Earth Hour, pemerintah kota telah mewujudkan aspirasi warga yang turut andil dalam menghadapi pemanasan global,” kata Ridley, seperti diberitakan situs echonews.com, Senin (22/3).

Peserta Earth Hour akan memadamkan lampu dan peralatan elektronik selama satu jam, mulai pukul 20.30 waktu setempat. Jutaan warga dunia berpartisipasi dalam peristiwa ini, yang pertama kali diadakan di Sidney tahun 2007 atas inisiatif World Wildlife Fund (WWF).

Pada kegiatan tahun 2007 itu 2,2 juta rumah dan pusat bisnis memadamkan lampu selama 1 jam sebagai simbol upaya menghadapi pemanasan global. Tahun berikutnya, Earth Hour menjadi aktivitas global yang diikuti lebih dari 35 juta penduduk di 35 negara.
 
Pada tahun 2009 ratusan juta orang ambil bagian dalam Earth Hour ke-3. Lebih dari 4.000 kota dari 88 negara memadamkan lampu dan peralatan elektronik. Earth Hour tahun 2009 tercatat sebagai kegiatan inisiatif warga terbesar dalam menghadapi pemanasan global. (E1)

Foto: www.earthhour.org

VHRmedia.com Bookmark and Share
Beri Komentar Share on Facebook Print Kirim ke Teman

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail *tidak dipublikasikan
Komentar

Isikan kode disamping, refresh untuk me-reload kode.
 

 

Terkini

Warga Lereng Merapi Akan Direlokasi

15 November 2010 - 17:14 WIB


VHRMedia, Semarang – Gubernur Jawa Tengah memerintahkan Bupati Magelang, Klaten, dan Boyolali merelokasi warga yang tinggal dalam radius 5 kilometer dari puncak  Merapi. Relokasi dilakukan karena Merapi memiliki siklus erupsi lima tahunan.

Terpopuler