pabrik,semen,gresik,sukolilo,pati,jawa,tengah, Gubernur Jateng Minta Warga Terima Pabrik Semen VHRmedia.com

Pembangunan Pabrik Semen di Pati Gubernur Jateng Minta Warga Terima Pabrik Semen

30 April 2009 - 16:50 WIB

VHRmedia, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mendesak masyarakat Kabupaten Pati tidak menolak rencana pembangunan pabrik PT Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo. Desakan itu terkait batas waktu yang diberikan PT Semen Gresik, yang akan memulai pembangunan pabrik awal Mei 2009.
 
“Investasi yang kita terima sangat besar. Empat sampai lima triliun rupiah. Sementara masalah seperti amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) secara akademis sudah aman. Jadi, seharusnya masyarakat memahami. Sayang jika pembangunan batal dilakukan,” kata Bibit Waluyo, Kamis (30/4).
 
Jika pabrik semen batal didirikan di Sukolilo, PT Semen Gresik akan memindahkannya ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur. “Karena PT Semen Gresik punya target waktu terkait pengeluaran uang yang cukup banyak. Jadi, saya berharap masyarakat tidak menolak lagi pembangunan pabrik semen itu,” ujar Bibit.
 
Sebelumnya Bibit Waluyo mengintruksikan pembangunan pabrik PT Semen Gresik ditunda selama masih ada pihak yang menolak. Namun upaya koordinasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi tidak berhasil. WargaKecamatan Sukolilo, Pati, tetap menolak karena beberapa alasan. Seperti ancaman rusaknya lingkungan dan dampak pabrik semen terhadap sumber air di wilayah itu.
 
Warga Sukolilo kini sedang menjalani sidang gugatan menolak pembangunan pabrik PT Semen Gresik. Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara itu mempermasalahkan dikeluarkannya izin eksplorasi pertambangan oleh Pemerintah Kabupaten Pati, yang melanggar UU Pengelolaan Lingkungan Hidup. (E1)

VHRmedia.com Bookmark and Share
Beri Komentar Share on Facebook Print Kirim ke Teman

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail *tidak dipublikasikan
Komentar

Isikan kode disamping, refresh untuk me-reload kode.
 

 

Terkini

Penganut Shiah & Ahmadiyah di Pakistan Terancam

3 September 2010 - 15:22 WIB










VHRmedia, Lahore
– Diskriminasi dan kekerasan terhadap penganut Shiah dan Ahmadiyah di Pakistan belum berakhir. Setelah pengungsi Shiah dinyatakan tidak berhak mendapat bantuan saat banjir melanda Pakistan, kini mereka menghadapi serangan bom yang diduga dilakukan kaum Sunni.

Terpopuler