Gunung Merapi Meletus Pengungsi Merapi Terserang Gangguan Pernafasan
Fajar Sodiq/ Angga Haksoro
VHRmedia, Yogyakarta - Puluhan pengungsi di barak pengungsian Hargobinangun, Yogyakarta, mengeluhkan gangguan pernafasan. Posko kesehatan menyediakan masker agar pengungsi tidak menghirup sisa debu vulkanik.Staf kesehatan posko pengungsi Hargobinangun, Wijaya, mengatakan, persediaan obat infeksi saluran pernafasan dan masker masih cukup. ”Kebanyakan orang dewasa yang mengeluhkan gangguan pernafasan,” kata Wijaya, Rabu (27/10).
Posko pengungsian akan terus menambah persediaan masker. ”Hingga pukul 12.00 pengungsi yang mengeluhkan gangguan pernafasan mencapai 55 orang,” ujar Wijaya. Dia memperkirakan pengungsi yang mengalami gangguan pernafasan bertambah. Sebab, hujan debu masih terjadi meskipun dalam intensitas kecil.
Bantuan untuk korban Merapi terus berdatangan. Plan Indonesia mengirimkan 1.600 tikar dan 4.000 selimut untuk 800 keluarga di pengungsian. Tim tanggap darurat Plan Indonesia, sudah di lokasi bencana sejak 25 Oktober. ”Bantuan sudah dikirim tadi pagi tadi. Dijadwalkan sampai di Yogyakarta pukul 16.00,” kata John McDonough, Country Director Plan Indonesia. (E1)
Foto: VHRmedia/ Fajar Sodiq
Foto: VHRmedia/ Fajar Sodiq
Berikan Komentar Anda
Terkini
Warga Lereng Merapi Akan Direlokasi
.jpg)
VHRMedia, Semarang – Gubernur Jawa Tengah memerintahkan Bupati Magelang, Klaten, dan Boyolali merelokasi warga yang tinggal dalam radius 5 kilometer dari puncak Merapi. Relokasi dilakukan karena Merapi memiliki siklus erupsi lima tahunan.




