Selandia Baru Tolak Tampung Pencari Suaka Sri Lanka
Yolanda Desvira Dewi
VHRmedia, Canberra - Pemerintah Selandia Baru menolak permohonan Australia untuk membantu menampung 78 pencari suaka asal Sri Lanka. Para pencari suaka tersebut saat ini berada di kapal Australia, Oceanic Viking, yang berlabuh di perairan Indonesia hingga 13 November.
Seperti dilansir situs ABC, Rabu (11/11), Menteri Imigrasi Selandia Baru Jonathan Coleman mengaku tidak yakin langkah Australia saat ini mampu mencegah penyelundupan manusia. Dia yakin, cara terbaik menghentikan penyelundupan manusia dengan menerapkan “Proses Bali”. Dalam proses ini, penyelundupan manusia dapat dicegah melalui kerja sama multilateral bersama negara-negara di Asia Pasifik.
“Saya yakin ini skenario berbeda. Mereka (pencari suaka) dipilih melalui UNHCR dari kamp terburuk di dunia. Selandia Baru mempertimbangkan untuk memberi perlindungan,” kata Sharman Stone, juru bicara Bagian Imigrasi, oposisi Selandia Baru.
Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith berharap pemerintah Indonesia memperpanjang izin berlabuh Oceanic Viking. Australia sedang mencari negara yang bersedia menampung para pencari suaka yang ditahan di kapal tersebut. (E1)
Berikan Komentar Anda
Terkini
Warna-warni Aksi Hari Antikorupsi
VHRmedia, Jakarta - Masyarakat dari berbagai elemen hari ini menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Aksi memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang diramaikan berbagai atribut ini menyuarakan tuntutan utama penuntasan dugaan korupsi dalam pengucuran dana talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.



