KPK,Korupsi,Cicak,Buaya,Tim,8,Verifikasi, Tim 8 Tawarkan 3 Opsi Stop Kasus Bibit-Chandra VHRmedia.com

Penggembosan KPK Tim 8 Tawarkan 3 Opsi Stop Kasus Bibit-Chandra

12 November 2009 - 11:49 WIB
Nina Suartika

VHRmedia, Jakarta –Tim Independen Verifikasi Kasus Bibit-Chandra (Tim 8) meminta Kepolsisian dan Kejaksaan Agung tidak melanjutkan kasus ini tanpa bukti yang kuat. Tim 8 mengajukan opsi agar penyelidikan kasus ini dihentikan.
 
Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution mengatakan, kepentingan publik harus diperhatikan dalam memutuskan kelanjutan kasus ini. Jika penyelidikan kasus ini dilanjutkan akan lebih merugikan kepentingan masyarakat.
 
“Kita lihat saja apa betul mereka (Kepolisian dan Kejaksaan) akan meneruskan kasus ini. Boleh saja mereka bernafsu untuk meneruskan. Tapi kalau faktanya tidak ada, apa yang mau diteruskan? Apa ini hanya permainan untuk menjerumuskan kita semua?” kata Adnan Buyung di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Rabu (11/11).
 
Buyung menawarkan 3 opsi untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang Wakil Ketua (nonaktif) KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.
 
Opsi pertama, jika kasus ini masih ditangani kepolisian, Tim 8 mengusulkan Kepolisian mengeluarkan surat perintah penyidikan perkara. Namun, jika kasus ini sudah ditangani Kejaksaan Agung, jaksa diminta mengeluarkan surat keputusan penghentian penuntutan. “Karena itu wewenang Kejaksaan secara konstitusional,” ujar Adnan Buyung.
 
Jika polisi dan jaksa menolak menggunakan kedua cara tersebut, Adnan Buyung menawarkan pilihan terakhir, yaitu melalui mekanisme penghentian perkara oleh Kajagung atas persetujuan Presiden.
 
Di tempat yang sama, Tim 8 memeriksa Deputi Penindakkan Komisi Pemberantasan Korupsi Ade Raharja. Pada pemeriksaan di Kepolisian pada 11 Juli 2009 Ary Muladi menyebut Ade Raharja sebagai penghubung penyerahan uang Rp 1,5 miliar dari pengusaha Anggodo Widjojo kepada pimpinan KPK. Namun, belakangan Ary Muladi mencabut pernyataan tersebut. (E1)

VHRmedia.com Bookmark and Share
Beri Komentar Share on Facebook Print Kirim ke Teman

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail *tidak dipublikasikan
Komentar

Isikan kode disamping, refresh untuk me-reload kode.
 

 

Terkini

HTI Minta Dubes Indonesia Cegah Pembakaran Quran

3 September 2010 - 16:7 WIB


VHRmedia, Bandung
– Ribuan aggota Hizbuttahrir Indonesia wilayah Jawa Barat berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung, Jumat (3/9). Mereka mengecam tindakan kelompok Dove World Outreach Center di Amerika Serikat yang akan membakar Quran untuk memperingati 9 tahun peristiwa 11 September.

Terpopuler