Voice of Human Rights News Center

Indonesia Indonesia 21 November 2008  

 

Berita Suara

Paguyuban Budi Luhur & Radio Suara Budi Luhur FM

Latar Belakang

 

Jombang terdiri atas 20 kecamatan. Daerah ini mempunyai keragaman agama dan kepercayaan. Para penganut kepercayaan dikenal dengan masyarakat abangan. Kelompok masyarakat ini bermukim di desa-desa yang jauh dari pusat kota.

 

Keberagaman kepercayaan dan agama di masyarakat sering dikesampingkan pemerintah daerah. Kebijakan yang memadai tentang kerukunan umat beragama juga belum dipraktikkan secara baik. Dalam pembuatan surat nikah, misalnya, pemerintah hanya melayani agama-agama resmi. Selain itu, di masyarakat, tokoh-tokoh agama agama Islam (kiai) memegang kunci-kunci penting kekuasaan di Jombang. Hal itu bisa menimbulkan kesenjangan kepentingan antarkomunitas umat beragama.

 

Melihat kondisi tersebut, pengurus Forum Persaudaraan Umat (FPU) dan Yayasan Madani Jombang (Yamajo) berupaya membangun suasana dan kegiatan dialogis yang melibatkan tokoh-tokoh agama dan aliran kepercayaan. Salah satu kegiatan dua lembaga ini adalah sejumlah pertemuan di Dusun Ngepeh, Desa Rejoagung Ngoro. Pertemuan antarumat beragama tersebut membahas kondisi secara nasional dan lokal Jombang. Pada Rabu Pon 13 Desember 2000 di dukun itu dibentuk Paguyuban Budi Luhur. Pada Rabu Pahing 11 April 2001 disusun pengurus persiapan paguyuban itu yang bertugas mencari, mendata calon anggota, menyusun pengurus tetap, dan membuat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta rencana program kegiatan. Yayasan Budi Luhur beranggotakan 99 orang.

 

Pada Rabu Pon 15 Agustus 2001, 75 anggota Budi Luhur dan 24 orang menetapkan sejumlah perangkat hukum organisasi. Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Bupati Jombang, Kepala Desa Rejoagung beserta perangkatnya, pengurus BPD Desa Rejoagung, dan tokoh-tokoh masyarakat dan agama dari tiap komunitas umat beragama di Dusun Ngepeh, serta beberapa calon anggota.

Pertemuan itu berhasil menetapkan tata tertib musyawarah, AD/ART organisasi, kepengurusan masa bakti Agustus 2001-Agustus 2003, serta beberapa program kerja.

 

Dari persaudaraan dan kerukunan antarkomunitas di Dusun Ngepeh tersebut lahir Paguyuban Budi Luhur. Paguyuban ini bertujuan melestarikan dan memperkuat persaudaraan sejati yang dibangun berdasarkan agama yang berbeda-beda. Selain itu Budi Luhur akan menjadi wadah bagi karya bersama antarpemeluk agama yang berbeda-beda serta mewujudkan kepedulian sosial untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

 

Visi dan Misi:

Visi

  1. Terciptanya persaudaraan antarkomunitas umat beragama sebagai syarat tumbuhnya perdamaian.
  2. Tumbuhnya organisasi masyarakat sebagai embrio untuk menciptakan persaudaraan, kerukunan, dan perdamaian antarumat beragama.
  3. Adanya pengakuan atas martabat alamiah berdasarkan kemerdekaan untuk bergaul dan berinteraksi dalam pluralitas agama dan keyakinan lainnya.

Misi

  1. Menciptakan komunikasi efektif antarkomunitas umat beragama dan aliran kepercayaan.
  2. Berperan aktif dalam menyelesaikan dan mengeliminasi konflik antarkomunitas umat beragama.
  3. Mengembangkan usaha bersama sebagai salah satu upaya memperkecil kesenjangan sosial.

 

Setelah pertemuan tersebut, pada 9 September 2003 tercetus pembentukan radio komunitas Suara Budi Luhur FM. Radio ini sebagai seksi informasi dan komunikasi dari Paguyuban Budi Luhur. (Elly Sandra)

 



Berita Terkini

Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor

21 November 2008 - 11:20 WIB

Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat

21 November 2008 - 10:36 WIB

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

Arsip Berita »

Inspirasi


Warning: getimagesize(file_image/1022457682490a73617043a.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/vhrcom/public_html/inggris/berita-suara-komunitas.php on line 390

Warning: Division by zero in /home/vhrcom/public_html/inggris/berita-suara-komunitas.php on line 395

Politik Aspal di Sepotong Jalan

31 Oktober 2008 - 9:48 WIB

 SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.


"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua