Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Suara

Menakar Harga Perempuan

Rieke Diah Pitaloka | 25 komentar

Konon orang-orang Gunungkidul melihat pulung gantung beberapa hari sebelum bencana gempa berkekuatan 5,9 skala Richter mengguncang Yogyakarta. Sebentuk sasmita alam dalam wujud bola cahaya sebesar batok kepala berwarna biru kemerahan melayang-layang di angkasa. Sejak lama orang-orang Gunungkidul percaya pulung gantung sebagai

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

Rieke Diah Pitaloka | 14 komentar

Lelaki kerempeng itu biasa dipanggil Tukijan. Ia pedagang mi ayam keliling yang saban sore mangkal di depan poskamling, tak jauh dari rumah saya. Mi ayam jualannya agak istimewa. Daging ayamnya gurih, sayur sawinya segar, krupuknya renyah. Takaran kuah,

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

Rieke Diah Pitaloka | 7 komentar

Dulu, sewaktu istrinya belum melahirkan, Nuar tak pernah cekcok dengan tetangga. Ia rukun-rukun saja, tanpa persoalan yang berarti. Namun, beberapa minggu sejak anak pertamanya lahir, hampir tiap malam Nuar harus beradu mulut dan bersitegang urat leher dengan tetangga-tetangga sesama penyewa rumah

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

Rieke Diah Pitaloka | 13 komentar

Selasa pagi di ujung Gang Murai. Ibu-ibu rumah tangga sedang sibuk memilih aneka sayuran dan ikan basah yang bergelantungan di atas gerobak milik Lasmi, penjaja belanjaan dapur yang saban hari mangkal di sana. Karena harga sayuran Lasmi terbilang murah dibanding harga jualan tukang-tukang

Bukan Salah Kartinem...

Rieke Diah Pitaloka | 20 komentar

Muka Kartinem pucat pasi. Sepucat tissue basah yang biasa digunakannya untuk mengelap selangkangan Aditya, bila bayi tujuh bulan itu buang air besar. Pagi itu Nyonya Siska (mama Aditya) membentak-bentak Kartinem, baby sitter yang telah merawat dan mengasuh bayinya sejak

1 

Berita

Wajah Baru VHRmedia

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com


Redaksi

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

Artikel

Untuk Obama dan Solana: Salam Lapar dari Diouf, Nobunkwe, Farouk dan Sarta

Keserakahan manusia tidak ada batas sedangkan perut manusia ada batasnya. Ketika perekonomian dunia runtuh, krisis pangan tetap tidak tersentuh dan semakin terpuruk. Semua hanya karena krisis keuangan tersebut



Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Bingkai

Tumbal-tumbal Krisis

31 Desember 2008 - 17:12 WIB

Mereka yang tumbang paling awal. Dan bangkit paling akhir.


 Prasetyo tidak pernah menyangka rontoknya pasar saham Wall Street di Amerika Serikat akan menjungkalkan periuk nasi keluarganya. Dia juga tidak pernah percaya anjloknya harga saham bernilai miliaran dolar di tempat nun jauh di

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Suara Sebelumnya

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Suarakan pendapat anda »

Foker Papua