| 03 September 2010 |
Dari Komunitas
GUNAKAN CUKAI PALSU, PABRIK ROKOK DISWEEPING
8 Mei 2008 - 13:16 WIB
MUSA Z
VHRmedia.comBLITAR- Sejumlah pabrik rokok (PR) yang ditengarai menggunakan pita cukai palsu dirazia petugas. Tim dari kantor bea cukai me-sweeping PR untuk meminimalisasi peredaran rokok tak sesuai prosedur. "Itu memang tugas bea cukai, tetapi kami di sini hanya melayani izin saja. Kalau penindakan dan lain sebagainya itu bukan kewenangan kantor sini," kata Suparto, pelaksana Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Blitar saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.
Suparto menjelaskan, pihaknya memang mendengar terkait penertiban beberapa perusahaan rokok di Kota Blitar yang dilakukan tim gabungan bea cukai pusat. Tapi, kejelasannya masih simpang siur. Pasalnya, ketika ada penertiban ataupun razia di perusahan rokok tidak mengajak atau mengikutsertakan kantor di Blitar. "Yang bertindak itu pusat dan kami memang tak memiliki kewenangan untuk mengeskpos," kata pria berkacamata ini.
Heru Suhariyanto, pemilik salah satu PR di Kota Blitar mengakui, jika selama ini bea cukai sering turun ke perusahaannya. Hanya saja, kedatangannya bukan merazia, melainkan melakukan pengecekan dan audit data. Seperti pembukuan, tenaga kerja dan lain sebagainya. "Memang ke pabrik dan itu sudah lumrah untuk melakukan pengecekan," bantah Heru saat ditemui Ratu di pabriknya.
Pria yang juga ketua DPC Partai Demokrat itu mengucapkan hal itu menyusul kabar bahwa pabrik rokok yang dikelolanya dirazia oleh tim bea cukai pusat. "Lihat sendiri, aktivitas pabrik tetap berlangsung seperti biasanya," bantahnya lagi.
Sementara itu, data di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Blitar, dalam tahun 2008 ini setidaknya sudah me-warning terhadap 19 perusahaan rokok di Blitar. Pabrik rokok tersebut diberi tindakan menyusul ada pelanggaran. Seperti pelekatan pita cukai yang bukan haknya, pemasangan nama perusahaan, belum memiliki tempat produksi dan lain sebagainya. Saat ini total pabrik rokok yang sudah terdaftar di bea cukai sebanyak 156 pabrik.
©2010 VHRmedia.com
Agenda
Berita Komunitas
warga Waspadai penyusupan teroris masuk ke-perkampungan Desa Sangkanhurip
warga Waspadai penyusupan teroris masuk ke-perkampungan
Paska terjadinya bom java marriot baru-baru ini membuat warga dan aparat
Tiga agenda dalam rapat kordinasi kecamatan katapang
Jaringa Radio Komunitas (JRK) Jawa Barat adakan wokshop sosialisasi Bahaya HIV/AID
camat tak bisa lagi tanda tangani KK dan KTP
Sehubugan dengan peraturan yang baru UU No. 23/2006 dan Edaran Mendagri No. 471/1688/MD tertanggal 8 April 2009,camat tidak lagi berwenang untuk
Berita Terkini
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:20 WIB
Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM
16 Januari 2009 - 23:54 WIB
Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid
16 Januari 2009 - 21:33 WIB
Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror
16 Januari 2009 - 21:15 WIB
LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III
16 Januari 2009 - 21:4 WIB
Berita Terpopuler
Tidak ada data 5 Berita terpopuler
Suara Sebelumnya
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







