| 21 November 2008 |
Kabar dari Tebet
Kawan Datang dan Pergi
15 Mei 2008 - 16:27 WIB
"Ini baso paling tidak enak yang aku rasakan," kata Liza Desylanhi, reporter VHR, terbata. Makan bareng di kantor Tebet Barat Dalam II/15 pada Jumat petang hampir sebulan lalu itu memang dalam suasana tak biasa. Kelezatan baso dan kesegaran kuah panas ramuan Giyatno, office boy kami, berbaur suasana sedih.
Petang itu Fathiyah Wardah Alatas dan Khaerul Anwar pamit. Keduanya menemukan ladang dan tantangan lain. Fathiyah adalah reporter andalan divisi features. Berbekal kegigihan dan kegesitan, Fathiyah mampu menembus narasumber dan melaporkan beragam kisah. Dialah yang memperkenalkan Mahmud, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Tsafinatul Husnah di Jalan Bambu Larangan, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, yang gagah berani menepis malu nyambi sebagai pemulung.
Fathiyah juga pernah menampilkan kisah seorang ibu muda yang terpaksa menjual diri kepada perempuan demi menghidupi keluarga dengan beberapa anak menjelang remaja. Perempuan berdarah Arab ini juga berhasil menembus jaringan bisnis narkoba di perkampungan padat Jalan Tambak. Jauh sebelumnya, feature "Anak yang Dieskploitasi Orang Tuanya", karya Fathiyah meraih Anugerah Apresiasi Jurnalis Jakarta Tahun 2006 untuk kategori media radio.
Lain cerita dengan Anwar. Cowok gesit, luwes, dan lincah omong ini adalah "produk magang" divisi database yang cukup andal. Tapi kemudian, bakat cuap-cuapnyalah yang justru mengantar lajang asal Indramayu ini lebih betah berada di depan mikrofon siaran. Dialah yang melahirkan dan menggawangi siaran "HAMtainment", yang berhasil "mengawin-silangkan" isu hak asasi manusia dengan berita infotainment artis dalam bahasa remaja yang segar.
"Terima kasih karena telah banyak belajar dan mendapatkan pengalaman dari VHR, " kata Fathiyah singkat pada "pidato" perpisahan itu. Demikian juga Anwar.
Tentu haru dan sedih menyeruak pada petang itu. Perpisahan memang sering menyisakan kesedihan, terutama bagi yang ditinggalkan. Namun, perpisahan dengan kawan seperti menjadi hal biasa di VHR. Begitu banyak perpisahan sehingga kadang terasa "tawar". Belakangan, Willy Aditya, yang mengepalai Divisi Litbang sembari sibuk menyelesaikan pendidikan S2, juga hengkang.
Di VHR memang sering terjadi kawan datang pergi. Masuk-keluar karyawan adalah hal biasa di lembaga media. Kenyataan itu menunjukkan betapa dinamis lembaga dan orang-orang yang menghidupkannya. Kawan yang datang membawa semangat dan suasana baru. Kawan yang pergi menyisakan banyak kenangan. Kami tak bisa menahan mereka yang ingin terbang. Kami berharap "alumni" VHR terbang dan mengabarkan semangat penghormatan pada hak asasi manusia di padang yang lebih luas. (*)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
- Lembaga Publik Harus Sediakan Informasi On Line19 November 2008 - 16:14 WIB
- LPSK Sosialisasikan Program ke Kejagung 19 November 2008 - 10:45 WIB
- Sosialisasi Pemilu Tak Dapat Lagi Gunakan Dana APBN 200819 November 2008 - 10:16 WIB
- Muchdi Akui Pertemuan dengan Indra Setyawan 18 November 2008 - 15:28 WIB
- Kubu Khofifah dan Soekarwo Siap Terima Putusan MK 14 November 2008 - 15:46 WIB
Kisah Terkait
- Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)19 November 2008 - 17:54 WIB
- Ramadan ala BMI Hong Kong (2, Habis)24 September 2008 - 13:1 WIB
- Ramadan ala BMI Hong Kong (1)23 September 2008 - 13:24 WIB
- Menari Dalam Gelap6 November 2007 - 16:16 WIB
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor
21 November 2008 - 11:20 WIB
Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat
21 November 2008 - 10:36 WIB
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
Bingkai
Agar Nyanyi Tak Lagi Sumbang
3 November 2008 - 17:10 WIB
Cerita soal mewahnya rasa aman. Salah bicara, leher taruhannya.
Belakangan koran dan televisi dipenuhi berita pembunuhan keji. Dari cerita soal jasad pria tak dikenal ditemukan terpotong-potong di bus hingga bekas suami yang gila membunuh istri hanya karena sang istri mengubah status
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Suara Sebelumnya
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







