Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

4 Warga Mimika Tewas akibat Diare

Markus Makur

VHRmedia, Timika - Empat warga tewas akibat diare yang melanda Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Timika, Papua. Wabah penyakit itu melanda sejak Juli 2008.


Kepala Subdinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Mimika Saiful Takim mengatakan telah menerima surat dari Kepala Distrik Mimika Barat Tengah Marthen Savy soal wabah tersebut. Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten belum menemukan penyebab wabah diare itu.


" Dalam surat itu  dilaporkan 4 warga Wakia meninggal akibat diare. Dinas menerima laporan itu dan menindaklanjuti dengan membentuk tim penanggulangan," kata Saiful Takim di Timika, Rabu (6/8).


Menurut Saiful, tim penanggulangan diare di Distrik Mimika Barat Tengah terdiri atas 2 dokter dan petugas kesehatan yang akan segera mengobati warga dan mencari penyebab wabah diare. Di Kampung Wakia saat ini terjadi kekosongan petugas kesehatan karena terjadi pergantian tugas.


Menurut Dinas Kesehatan Mimika, antara Mei dan Juni 2008 wabah diare melanda Kampung Sumapro dan Wapo, Distrik Jita, Mimika, dan menewaskan 14 warga. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor

21 November 2008 - 11:20 WIB

Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat

21 November 2008 - 10:36 WIB

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua