Voice of Human Rights News Center

English English 07 Januari 2009  

            VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.    

 

Berita

Pemanasan Global

Amerika Dituntut Atur Pembatasan Emisi Karbon

Yolanda Desvira Dewi

VHRmedia, New York - Kelompok lingkungan menuntut pemerintah Amerika Serikat memasukkan undang-undang air bersih dalam daftar peraturan pembatasan emisi karbondioksida. Sebelumnya AS didesak memasukkan peraturan mengenai udara bersih, spesies terancam punah, dan beberapa peraturan lingkungan lainnya dalam peraturan pembatasan emisi gas karbon.


Seperti dilansir situs The New York Times, Center for Biological Diversity menyatakan daftar tuntutan tersebut disiapkan untuk membawa Environmental Protection Agency (EPA) ke pengadilan. EPA dinilai gagal mencegah pencemaran air laut, karena lamban merespons perkembangan standar keasaman air laut.


Saat ini laut hanya mampu menyerap 22 juta ton CO2 dari 80 juta ton limbah karbon yang dihasilkan manusia setiap hari. Akibatnya habitat koral dan plankton terancam punah karena kadar keasaman air laut merosot.


Dalam jurnal Science edisi Juli 2008, kelompok lingkungan Amerika mendesak EPA memperbarui standar keasaman dan kualitas air, yang sejak 1976 belum pernah diperbarui.


Kelompok lingkungan menyatakan UU tentang air bersih mengharuskan EPA memperbarui kriteria kualitas air untuk merefleksikan pengetahuan ilmiah termutakhir. Sejak EPA mengembangkan standar keasaman air laut pada tahun 1976, banyak lembaga mengembangkan penelitian mengenai dampak karbondioksida terhadap lautan. (E1)

©2009 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Seluruh Anggota Komisi IX Terima Uang BI

7 Januari 2009 - 16:54 WIB

Presiden Mendatang agar Utamakan Belanja Publik

7 Januari 2009 - 16:19 WIB

63% Siswa SLTP Sudah Berhubungan Seks

7 Januari 2009 - 15:50 WIB

UU Bantuan Hukum Macet di DPR

7 Januari 2009 - 15:35 WIB

Polda Jatim Selamatkan 109 Korban Trafficking

7 Januari 2009 - 15:7 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Museum Santet

18 Desember 2008 - 14:2 WIB

 Banyak orang tak percaya santet. Tapi seorang dokter di Surabaya meyakininya ada. Museum ini adalah buktinya.


JIKA berkunjung ke museum ini, Anda pasti terperanjat. Di tempat ini Anda akan menemukan benda-benda santet dan jimat yang diyakini oleh masyarakat Indonesia memiliki kekuatan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua