Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

Amrozi Tak Jadi Dieksekusi Sebelum Ramadan

Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia, Jakarta - Kejaksaan Agung menunda eksekusi terpidana mati Bom Bali I karena alasan keamanan. Sebelumnya direncanakan Amrozi dan kawan-kawan dieksekusi sebelum Ramadan 1429 Hijriah atau awal September 2008.

 

Kepastian penundaan itu dikatakan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum AH Ritonga, Rabu (27/8). Meski enggan menyebutkan alasan kuat penundaan itu, dia menyebutkan salah satu penyebabnya masalah keamanan. "Yang jelas kalau bulan puasa kita tutup buku dulu," ujarnya.

 

Mengenai dugaan syarat formal yang belum sampai ke Kejagung sehingga eksekusi itu ditunda, AH Ritonga mengaku secara yuridis kasus ini sudah final. "Hanya karena belum menemukan waktu yang tepat saja. Dan itu kami lakukan dengan mendengar pendapat dari semua pihak," katanya.

 

Sebelumnya Jaksa Agung Hendarman Supandji menyatakan eksekusi terpidana mati Bom Bali II akan dilakukan sebelum Ramadan tahun ini. Namun, menurut AH Ritonga mengelak. "Jaksa Agung tidak tetapkan waktu, itu hanya harapan," katanya. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


4 Komentar

  1. SINTA
    2 September 2008 pukul 14:10

    dasar jagung brengsek..!
    dia sekongkol sama setan hamrozi,
    yakin hamrozi gag bakal di eksekusi...
    si jagung bukannya menunggu waktu yg tepat buat eksekusi,
    tapi tunggu waktu biar orang pada mau disuap buat ngelepas bebas si hamrozi setan

  2. yufri
    2 September 2008 pukul 14:15

    amrozi dkk makin lebar senyumnya, ngerasa dapet berkah dan pasti dia ngerasa benar menurut tuhannya.
    jangan jangan ada hal tersembunyi neh, terang aja, masa bertaon taon gak jadi jadi eksekusinya ?!?! heran deh

  3. kyky
    8 September 2008 pukul 12:8

    tailaaah amrozi ecek2 kencur aja tuh si agung kalo sekongkol mah blng aja nyieett! tai lo!

  4. Rinawati
    20 Oktober 2008 pukul 8:46

    aduh aku lagi nungguin kapan keadilan dijalankan di Indonesia kasihan tuh orang tak bersalah dibunuh.Benar2 keji dan biadap perbuatannya ia layak menerima hukuman itu malah kurang kalau dibandingin nyawa berapa yang hilang cepet bunuh

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

DPRD Surabaya Usul Insentif bagi Penjaga Makam

21 November 2008 - 13:24 WIB

Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor

21 November 2008 - 11:20 WIB

Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat

21 November 2008 - 10:36 WIB

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua