Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

DIY Rancang Perda Gelandangan & Pengemis

Anak Jalanan Bukan Sampah Masyarakat

Reza Yunanto

VHRmedia.com, Jakarta - Ratusan anak jalanan menolak rencana pengesahan Rancangan Peraturan Daerah Penanganan Gelandangan, Pengemis dan Perlindungan Anak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka menolak dianggap sebagai sampah masyarakat.

Koordinator Gerakan Kaum Jalanan Merdeka, Anto Maryanto, yang memimpin aksi di kantor DPRD Yogyakarta, Selasa (15/4), menyatakan unjuk rasa dipicu kabar bahwa DPRD akan segera mengesahkan Raperda Penanganan Gelandangan dan Pengemis. Raperda itu akan menjadi pembenaran bagi pemerintah daerah untuk melakukan kekerasan terhadap anak jalanan yang dianggap sampah masyarakat. "Kami menolak dianggap sampah masyarakat," katanya.

 

Menurut Anto, salah jika pemerintah daerah menangani orang miskin dan gelandangan di jalan-jalan Yogyakarta dengan cara diskriminatif. Dia menduga raperda itu hanya latah meniru perda serupa yang diberlakukan di Provinsi DKI Jakarta. "Kami (gelandangan dan pengemis) juga punya hak. Kami juga warga negara yang dilindungi undang-undang," ujarnya.  

Dalam unjuk rasa itu para anak jalanan dari berbagai profesi, seperti pengamen, pengemis, dan gelandangan itu membawa belasan spanduk berisi penolakan Raperda Penanganan Gelandangan dan Pengemis. Spanduk itu antara lain bertuliskan "Kami Juga Butuh Makan", "Satpol PP Sok Eksyen", dan "Kami adalah Korban Kekerasan".

Mereka khawatir pemberlakuan raperda itu menjadi alasan Pemprov Yogyakarta menangkapi anak jalanan. "Kami kan cari uang, bukan kriminal! Kalau kami dianggap sampah masyarakat karena dekil begini, ya namanya juga anak jalanan," kata Gandung, remaja pengamen yang sering mangkal di Stasiun Tugu.

Setelah sekitar 1 jam menggelar aksi di kantor DPRD Yogyakarta, para anak jalanan itu ditemui seorang anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Anggota Dewan itu berjanji menyampaikan aspirasi para pengunjuk rasa dalam rapat pembahasan raperda tersebut. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua