Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

Anwar Nasution Bantah Terlibat Korupsi BI

Wahyu Arifin

VHRmedia, Jakarta - Bekas Deputi Gubernur Bank Indonesia Anwar Nasution membantah tuduhan terlibat kasus korupsi aliran dana Bank Indonesia. Dia mengaku tidak hadir dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang memutuskan pemberian uang kepada anggota DPR dan sejumlah aparat hukum.


Bantahan tersebut disampaikan dalam sidang kasus korupsi aliran dana BI dengan terdakwa Rusli Simanjuntak (bekas Kepala Biro Gunbernur BI) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (25/08). Anwar Nasution yang kini Ketua Badan Pemeriksa Keuangan dihadirkan sebagai saksi karena menjabat sebagai Deputi Gubernur BI saat korupsi itu terjadi.


Menurut kesaksian Rusli Simanjuntak dan Oey Hoey Tiong (bekas Deputi Hukum BI), Anwar Nasution hadir dan menyetujui Rapat Dewan Gubernur yang menyetujui penyaluran dana kepada sejumlah anggota DPR dan aparat hukum. "Dalam RDG pertama Anwar Nasution ikut menghadiri dan menyetujui kalau dana untuk diseminasi dan bantuan hukum mantan direksi BI dapat diambil dari YPPI," kata terdakwa Rusli Simanjuntak.


Oey Hoey Tiong mengaku Anwar Nasution ikut menyetujui keputusan RDG tentang penentuan sumber pendanaan untuk anggota DPR dan aparat hukum. Bahkan Anwar Nasution pernah meminta dirinya untuk memusnahkan dokumen terkait aliran dana tersebut. "Anwar Nasution mengatakan untuk membereskan dokumen tentang aliran dana kepada mantan direksi BI, karena BPK akan mengadakan audit. Saat itu tahun 2006, Anwar sudah menjadi Ketua BPK," ujarnya.


Anwar Nasution membantah kesaksian tersebut. Dia mengaku tidak tahu soal aliran dana BI dan tidak pernah hadir dalam Rapat Dewan Gubernur yang menyetujui hal tersebut. "Aliran dana BI ini terbongkar setelah hasil audit yang dilakukan BPK. Terbukti ada pejabat BI yang terlibat dan saya yang pertama kali melaporkan ke KPK. Tidak mungkin saya terlibat," katanya. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor

21 November 2008 - 11:20 WIB

Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat

21 November 2008 - 10:36 WIB

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua