| 07 Januari 2009 |
Berita
Korupsi Bank Indonesia
Aulia Pohan Mengaku Siap Jalani Sidang
4 November 2008 - 10:3 WIB
Kurniawan Tri Yunanto
VHRmedia, Jakarta - Bekas Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan yakin tidak terlibat korupsi aliran dana BI yang merugikan negara Rp 100 miliar. Dia mengaku siap menjalani persidangan.
Safardi, kuasa hukum Aulia Pohan, mengatakan kliennya dicecar 15 pertanyaan seputar keputusanya ketika menjabat Deputi Gubernur BI. "Kalau beliau kan tataran kebijakan. RDG (rapat dewan gubernur) itu kan kebijakan BI. RDG itu niatnya baik dan tidak ada niat merugikan negara," kata Safardi seusai mendampingi Aulia Pohan yang diperiksa selama 6 jam di KPK, Senin (3/11).
Aulia Pohan tidak mau berkomentar soal pemeriksaan itu. Dia hanya mengaku siap menjalani seluruh prosedur pemeriksaan sampai pengadilan. "Saya akan ikuti semua prosedur sampai persidangan. Mengenai materi pemeriksaan, silahkan tanya humas KPK," ujarnya.
Aulia Pohan keluar dari gedung KPK pukul 16.20. Sepuluh menit kemudian tiga tersangka lainnya, bekas Deputi Gubernur BI Taslim Tajudin, Maman Sumantri, dan Bun Bunan Hutapea, juga keluar dari gedung pemberantas korupsi itu.
Ketiganya tidak mengeluarkan pernyataan terkait materi pemeriksaan. Menurut Amir Kariatin, kuasa hukum Maman Sumantri, pemeriksaan kliennya masih seputar konfirmasi keterangan ketika menjadi saksi. "Masih masalah persoalan hukum dan belum masuk substansi. Misalnya soal jabatan dan kaitan dengan yayasan. Belum tahu pemeriksaan berikutnya," katanya.
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, empat bekas petinggi BI ini datang ke KPK menggunakan mobil dinas milik Bank Indonesia. Alasannya, pemanggilan pemeriksaan ditujukan pada Direktorat Hukum BI. Para tersangka akan menjalani pemeriksaan lanjutan Senin pekan depan. (E1)
Foto: VHRmedia/Kurniawan Tri Yunanto
©2009 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
6 Januari 2009
Indonesia Desak PBB Keluarkan Resolusi -
6 Januari 2009
Bekas Kadisdik Palu Tersangka Korupsi DAK -
2 Januari 2009
Anggaran Pendidikan Jawa Timur Rawan Dikorupsi -
31 Desember 2008
Jatim Peringkat 2 Kasus Korupsi Tahun 2008 -
31 Desember 2008
Indonesia agar Ajak Negara Muslim Tekan DK PBB
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Menlu: Bebasnya Muchdi Tak Coreng Indonesia
7 Januari 2009 - 10:48 WIB
Pertamina Kembali Telantarkan Eks Karyawan
7 Januari 2009 - 10:22 WIB
Hakim Agung Harus Kaji Logika Intelijen
7 Januari 2009 - 10:1 WIB
Indonesia Desak PBB Keluarkan Resolusi
6 Januari 2009 - 16:51 WIB
Pertamina Salahkan Pergantian Sistem
6 Januari 2009 - 16:23 WIB
Kisah
Museum Santet
18 Desember 2008 - 14:2 WIB
Banyak orang tak percaya santet. Tapi seorang dokter di Surabaya meyakininya ada. Museum ini adalah buktinya.
JIKA berkunjung ke museum ini, Anda pasti terperanjat. Di tempat ini Anda akan menemukan benda-benda santet dan jimat yang diyakini oleh masyarakat Indonesia memiliki kekuatan
Berita Terpopuler
Vonis Bebas Muchdi Pr Perburuk Citra Indonesia
2 Januari 2009 - 17:29 WIB
Hakim Arogan, Muchdi Pr Pun Melenggang
1 Januari 2009 - 14:11 WIB
Dukung Palestina Jangan Dibawa ke Isu Agama
5 Januari 2009 - 16:39 WIB
Anggaran Pendidikan Jawa Timur Rawan Dikorupsi
2 Januari 2009 - 16:4 WIB
Putusan Bebas Muchdi, Puncak Keprihatinan
1 Januari 2009 - 13:22 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







