| 07 Januari 2009 |
Berita
Australia Kecam Perburuan Paus oleh Jepang
17 November 2008 - 14:31 WIB
Yolanda Desvira Dewi
VHRmedia, Canberra - Pemerintah Australia akan menginvestasikan US$ 3,87 juta untuk penelitian paus yang tidak membahayakan populasi hewan langka tersebut. Australia memprotes perburuan paus yang dilakukan Jepang dengan alasan penelitian.
Pemerintah Australia, Senin (17/11), menyatakan akan memulai investasi penelitian paus ramah lingkungan, sebelum musim perburuan dimulai. Australia mendesak Jepang menghentikan perburuan paus tahunan.
Australia akan menginvestasikan dana untuk survei aerial, label satelit, dan studi genetik paus. Menteri Lingkungan Australia Peter Garret mengatakan, peneliti tidak perlu menggunakan tombak granat untuk membunuh paus dan mengambil sampel jaringan. Garrret yakin manusia tidak perlu membunuh paus untuk dapat mengerti pola hidup mereka.
Fisheries Agency Jepang memperkirakan 935 paus minke dan 50 sirip ikan akan ditangkap pada musim perburuan kali ini. Reuters melansir, pembunuhan paus yang dilakukan pemerintah Jepang di bawah program ilmiah yang mengklaim menyediakan data krusial populasi, kebiasaan makan, dan migrasi paus di laut dekat Antartika dan Samudera Pasifik sebelah utara.
Perburuan paus tersebut diizinkan oleh International Whaling Commission (lembaga konservasi paus). Namun, penentang perburuan paus yang dilakukan Jepang, termasuk Australia dan Selandia Baru, menyatakan perburuan paus dilakukan untuk tujuan komersial. Daging paus dijual untuk bahan makanan dan berakhir di restoran.
Bangsa Jepang memburu paus selama berabad-abad dan mulai memakan daging paus secara luas setelah Perang Dunia II. Jepang menghentikan perburuan paus sejak dilarang tahun 1986, namun melanjutkan membunuh hewan ini dengan alasan penelitian pada tahun berikutnya. (E1)
©2009 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
24 Desember 2008
Orangutan Mampu Barter Uang dan Makanan -
17 Desember 2008
CSR, Topeng Korporasi Melahap Sumber Daya Alam -
2 Desember 2008
PPLH Undip: Pembangunan Pabrik Semen di Kendeng Tak Rusak Lingkungan -
2 Desember 2008
Brazil Akan Kurangi 70% Penebangan Amazon -
25 November 2008
Perburuan Ditingkatkan, Bluefin Terancam Punah
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
6.000 Pekerja Tanjung Perak Terancam PHK
7 Januari 2009 - 11:52 WIB
Menlu: Bebasnya Muchdi Tak Coreng Indonesia
7 Januari 2009 - 10:48 WIB
Pertamina Kembali Telantarkan Eks Karyawan
7 Januari 2009 - 10:22 WIB
Hakim Agung Harus Kaji Logika Intelijen
7 Januari 2009 - 10:1 WIB
Indonesia Desak PBB Keluarkan Resolusi
6 Januari 2009 - 16:51 WIB
Kisah
Museum Santet
18 Desember 2008 - 14:2 WIB
Banyak orang tak percaya santet. Tapi seorang dokter di Surabaya meyakininya ada. Museum ini adalah buktinya.
JIKA berkunjung ke museum ini, Anda pasti terperanjat. Di tempat ini Anda akan menemukan benda-benda santet dan jimat yang diyakini oleh masyarakat Indonesia memiliki kekuatan
Berita Terpopuler
Vonis Bebas Muchdi Pr Perburuk Citra Indonesia
2 Januari 2009 - 17:29 WIB
Hakim Arogan, Muchdi Pr Pun Melenggang
1 Januari 2009 - 14:11 WIB
Dukung Palestina Jangan Dibawa ke Isu Agama
5 Januari 2009 - 16:39 WIB
Anggaran Pendidikan Jawa Timur Rawan Dikorupsi
2 Januari 2009 - 16:4 WIB
Putusan Bebas Muchdi, Puncak Keprihatinan
1 Januari 2009 - 13:22 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







