Voice of Human Rights News Center

English English 07 Januari 2009  

            VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.    

 

Berita

Bekas Kajari Gunungkidul Tersangka Pemerasan

Reza Yunanto

VHRmedia, Yogyakarta - Polda DI Yogyakarta menetapkan EW sebagai tersangka kasus pemerasan. Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul itu ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi mengantongi bukti kuat perbuatan yang bersangkutan.

"Ada pengakuan dari saksi korban. Mereka orang-orang yang tersandung kasus hukum di Kejari Gunungkidul dan diduga telah diperas tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Polda DI Yogyakarta Yovianus Mahar, Jumat (7/11).


Menurut Yovianus, kasus ini terkuak berkat pengaduan beberapa perangkat desa di Gunungkidul, Agustus 2008. Mereka melapor telah diperas oleh Totok Suhirmanto yang mengaku sebagai agen Kejaksaan Negeri Gunungkidul.

Modus pemerasan Totok adalah menakut-nakuti perangkat desa akan diperiksa karena kasus korupsi. Agar terhindar dari pemeriksaan, mereka diminta menyerahkan uang Rp 300 ribu hingga Rp 7,5 juta. Totok yang ternyata agen gadungan itu sudah ditahan di Mapolres Gunungkidul dan menanti proses hukum atas tuduhan pemerasan.

Yovianus menyatakan dalam waktu dekat Polda Yogyakarta akan memeriksa EW sebagai tersangka. ''Surat panggilan sudah kami layangkan kemarin," katanya.


Belum jelas waktu pemeriksaan EW, mengingat yang bersangkutan bertugas di Kejaksaan Agung setelah melepaskan jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul periode 2007-2008 pada Agustus lalu.

Yovianus Mahar memastikan EW tidak akan dijerat delik korupsi. Sebab, hasil penelusuran penyidik tidak menemukan ada kerugian pada negara. "Kami jerat dengan delik pidana umum sesuai KUHP," ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul periode 2007- 2008 adalah Endro Warsito yang Agustus lalu digantikan Siwi Iriani. Setelah Endro tidak menjabat, para perangkat desa di Gunungkidul berani melaporkan kasus pemerasan terhadap mereka. (E4)

©2009 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

6.000 Pekerja Tanjung Perak Terancam PHK

7 Januari 2009 - 11:52 WIB

Menlu: Bebasnya Muchdi Tak Coreng Indonesia

7 Januari 2009 - 10:48 WIB

Pertamina Kembali Telantarkan Eks Karyawan

7 Januari 2009 - 10:22 WIB

Hakim Agung Harus Kaji Logika Intelijen

7 Januari 2009 - 10:1 WIB

Indonesia Desak PBB Keluarkan Resolusi

6 Januari 2009 - 16:51 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Museum Santet

18 Desember 2008 - 14:2 WIB

 Banyak orang tak percaya santet. Tapi seorang dokter di Surabaya meyakininya ada. Museum ini adalah buktinya.


JIKA berkunjung ke museum ini, Anda pasti terperanjat. Di tempat ini Anda akan menemukan benda-benda santet dan jimat yang diyakini oleh masyarakat Indonesia memiliki kekuatan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua