Voice of Human Rights News Center

English English 07 Januari 2009  

            VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.                 Bila ada orang yang mengaku dari VHRmedia dan meminta sejumlah uang dengan alasan apa pun, harap melaporkan ke redaksi VHRmedia, telepon 02170981941 atau 081584553631. Terima kasih.                VHRmedia tidak pernah merekrut reporter, koresponden, ataupun kontributor di mana pun dengan memungut sejumlah uang.    

 

Berita

Buruh Sidoarjo Tuntut Pencabutan PB 4 Menteri

Yovinus Guntur Wicaksono

VHRmedia, Sidoarjo - Ratusan anggota Aliansi Buruh Sidoarjo berunjuk rasa mendesak pemerintah mencabut peraturan bersama 4 menteri yang dinilai berpihak kepada pengusaha.

 

Sekretaris Jenderal Aliansi Buruh Sidoarjo Edy Kuncoro mengatakan, jika merujuk pada PB 4 menteri, buruh di Jawa Timur hanya akan mendapatkan upah Rp 850.000 per bulan pada tahun 2009. Hal itu berdasarkan perhitungan kenaikan upah minimum kota di Jatim tahun 2009 yang tidak boleh lebih dari angka pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Menurut Edy, PB 4 menteri menyalahi sejumlah peraturan, di antaranya hasil survei kebutuhan hidup layak yang dilakukan Dewan Pengupahan Kabupaten Sidoarjo. "Yang menjadi pertanyaan, kenapa sekarang Gubernur menjadikan PB 4 menteri sebagai acuan untuk menentukan UMK. Ini jelas menindas dan menyengsarakan buruh," kata Edy Kuncoro, Senin (17/11).

 

Ditemui di tempat terpisah, Ketua Komisi E DPRD Jatim Saleh Ismail Mukadar mengatakan, Gubernur Jatim seharusnya menjembatani komunikasi buruh dengan Dewan Pengupahan Provinsi dan pengusaha. "Selama ini saya melihat persoalan UMK selalu tidak bisa diterima kedua belah pihak. Saat buruh minta UMK dinaikkan, pengusaha menilai terlalu tinggi. Begitu juga sebaliknya. Karena itu, Gubernur harus cepat merespons keadaan ini," ujar Saleh.

 

Sempat terjadi ketegangan dengan pihak keamanan ketika buruh memaksa masuk halaman Pendopo Kabupaten Sidoarjo untuk bertemu Bupati Wien Hendarso. Setelah bernegosiasi, akhrinya perwakilan buruh diterima Bupati di ruang kerjanya. (E1)


©2009 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Seluruh Anggota Komisi IX Terima Uang BI

7 Januari 2009 - 16:54 WIB

Presiden Mendatang agar Utamakan Belanja Publik

7 Januari 2009 - 16:19 WIB

63% Siswa SLTP Sudah Berhubungan Seks

7 Januari 2009 - 15:50 WIB

UU Bantuan Hukum Macet di DPR

7 Januari 2009 - 15:35 WIB

Polda Jatim Selamatkan 109 Korban Trafficking

7 Januari 2009 - 15:7 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Museum Santet

18 Desember 2008 - 14:2 WIB

 Banyak orang tak percaya santet. Tapi seorang dokter di Surabaya meyakininya ada. Museum ini adalah buktinya.


JIKA berkunjung ke museum ini, Anda pasti terperanjat. Di tempat ini Anda akan menemukan benda-benda santet dan jimat yang diyakini oleh masyarakat Indonesia memiliki kekuatan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua