| 03 September 2010 |
Berita
Pemanasan Global
Cuaca Ekstrem Bayangi Sisa Tahun 2007
10 Agustus 2007 - 12:52 WIB
VHRmedia.com, Jenewa - Dunia menghadapi serangkaian capaian rekor baru cuaca ekstrem di awal tahun 2007. Temperatur daratan di seluruh dunia antara Januari dan April lalu merupakan terpanas sejak tahun 1880.
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan cuaca di darat meningkat 1° Celsius lebih tinggi dari yang seharusnya pada Januari hingga April. WMO dan 188 negara anggota kini bekerja keras menciptakan sistem peringatan dini cuaca ekstrem.
Situs news.yahoo.com Selasa lalu melaporkan, cuaca tidak normal itu mengakibatkan banjir di sepanjang Asia Selatan; hujan luar biasa lebat di Eropa Utara, China, Sudan, Mozambik, dan Uruguay; gelombang sangat panas di Eropa Selatan dan Rusia; serta hujan salju yang tidak lazim di Afrika Selatan dan Amerika Selatan.
Gelombang pasang air laut menenggelamkan 68 pulau di Maladewa Mei lalu dan mengakibatkan kerusakan hebat di Asia Selatan. Banjir besar mengubah nasib 30 juta orang di India, Bangladesh, dan Nepal. Banjir tidak hanya merusak panen, persediaan makanan, dan properti, tetapi juga menciptakan krisis kesehatan dalam skala besar. Hujan deras di China Juni lalu menewaskan 120 orang dan mengubah nasib 14 juta orang.
"Permulaan tahun 2007 merupakan periode cuaca ekstrem yang sangat aktif," kata Omar Baddour dari Lembaga Program Iklim Dunia di Jenewa, Swiss.
Para ilmuwan mengingatkan cuaca yang semakin ekstrem akan kerap terjadi saat emisi karbon dioksida yang terjebak di atmosfer meningkatkan temperatur udara.
Bahkan, Lembaga Program Iklim Dunia tak mampu memprediksi apa yang akan terjadi sepanjang tahun 2007. "Sangat sulit membuat proyeksi untuk sisa tahun ini," kata Baddour sebagaimana dikutip Reuters.
Panel Antarpemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC) yang terdiri atas ratusan ilmuwan dari berbagai negara di bawah PBB mencatat terjadi kecenderungan cuaca ekstrem selama 50 tahun terakhir. Mereka menyatakan pola cuaca semakin meningkat. (E4)
©2010 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
13 Januari 2009
77 Perusahaan Jateng Minta Penangguhan UMK -
8 Januari 2009
Jumlah Pengangguran di Banten Meningkat -
23 Desember 2008
11 Ribu Buruh di Banten Dirumahkan -
18 Desember 2008
250.000 Buruh Migran Indonesia Menganggur -
12 Desember 2008
Hingga Desember 8.361 BMI Jatim Dipulangkan
1 Komentar
- Indri
30 Agustus 2007 pukul 12:2sangat memprihatinkan atas tidak menentunya cuaca, sedangkan pemerintah tidak bertindak cepat menanggulangi beberapa bencana yang diakibatkan oleh cuaca. kurang tegasnya pemerintah sangat merugikan bangsa ini
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:20 WIB
Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM
16 Januari 2009 - 23:54 WIB
Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid
16 Januari 2009 - 21:33 WIB
Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror
16 Januari 2009 - 21:15 WIB
LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III
16 Januari 2009 - 21:4 WIB
Kisah
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:24 WIB
Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//
Redaksi
Berita Terpopuler
Tidak ada data 5 Berita terpopuler
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







