Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Rugikan Negara Rp 36 Miliar

ICW Laporkan Dugaan Korupsi PT KAI ke Kejagung

Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia, Jakarta - Indonesia Corruption Watch melaporkan dugaan korupsi di PT Kereta Api Indonesia ke Kejaksaan Agung. Korupsi itu terkait proyek penjualan besi tua di PT KAI pada 2005-2006.


Koordinator divisi korupsi politik ICW Adnan Topan Husodo mengatakan, proyek tersebut berlangsung dua kali. Pada 2005, dengan berbekal kontrak jual beli besi tua sebanyak 2.088.855 kg, padahal seharusnya  beratnya 3.980.392,53 kg. Proyek kedua dilakukan awal 2006, dengan kontrak jual beli besi tua 13.169.921 kg, namun dalam nilai kontrak hanya tercantum. 8.015.447 kg.


"Harga dasar besi tua per kilo pada 2005 bisa mencapai 4.500 rupiah. Dengan harga penjualan 1.200 rupiah per kg, kita melihat ada potensi kerugian negara mencapai 36 miliar rupiah," kata Adnan di gedung bundar Kejagung, Rabu (14/1).


Penjualan itu belum termasuk barang tembaga yang dijual Rp 16.000 per kg. Padahal harga tembaga pada tahun 2005 mencapai Rp 40.000 per kg. PT KAI juga menjual kuningan seharga Rp 7.000 per kg dari harga normal yang mencapai Rp 25 ribu per kg. "Kami berharap ini menjadi bagian hukum yang akan diproses kejaksaan," Adnan menambahkan.


ICW juga menilai ada unsur pelanggaran hukum dalam penjualan besi tua ini, sebab penjualan dilakukan dengan penunjukan langsung kepada Yayasab Pusaka. Yayasan tersebut didirikan oleh PT KAI sendiri dan dipimpin seorang direksi PT KAI. Lalu yayasan tersebut mengkuasakan PT Asbo Citra Mandiri dengan mendapat imbalan Rp 100 per kilogram. "Dalam praktiknya, yang melakukan jual beli adalah PT KAI dengan PT Asbo Citra Mandiri," kata Adnan.


Hal itu melanggar Keputusan Menkeu No 89/1991 dan Instruksi Menteri Negara BUMN No 01/2002. "Untuk pelepasan aktiva tetap di BUMN harus menggunakan dua cara, yaitu melalui kantor lelang negara atau balai lelang swasta," kata Adnan. (E2)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua