| 21 November 2008 |
Berita
FPI Punya Arsip Majalah Playboy
Jaksa Minta VCD Ceramah Rizieq Diputar
8 September 2008 - 14:59 WIB
Kurniawan Tri Yunanto
VHRmedia, Jakarta - Jaksa penuntut kasus penyerangan anggota AKKBB dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shihab meminta bukti rekaman VCD berisi ceramah yang menebarkan kebencian diputar dalam sidang pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/9).
Anggota tim jaksa Wahyudi mengatakan, dalam berita acara dijelaskan polisi memiliki beberapa bukti dokumen dan bukti rekaman VCD yang disita melalui penggeledahan di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta Pusat. "Untuk mengungkap kebenaran, saya minta rekaman itu diputar dalam sidang."
Jaksa juga menghadirkan H Sumaryono, penyidik Polda Metro Jaya yang menerima barang bukti sitaan dari markas FPI, untuk memperkuat bukti tersebut. Menurut Sumaryono, dari 6 video yang disita, 3 diantaranya sempat diputar oleh penyidik. "Yang pertama berisi demo FPI di Kejagung, kedua soal ceramah Habib Rizieq di sebuah masjid, dan ketiga berisi peristiwa di Monas."
Sumaryono mengaku tidak mengetahui insiden penyerangan FPI terhadap anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di kawasan Monas 1 Juli lalu. Dia mengetahui peristiwa itu melalui pemberitaan media massa dan informasi temannya yang sedang bertugas di lapangan.
Achmad Michdan, salah satu kuasa hukum Rizieq, mengajukan keberatan atas permintaan jaksa. Menurut dia, kasus ini tidak termasuk pidana khusus, sehingga bukti barang elektronik tidak dapat disertakan dalam sidang. Dia juga menilai saksi tidak relevan dihadirkan di sidang.
Menanggapi pendapat kuasa hukum, Ketua Majelis Hakim Panusunan Harahap mengatakan agenda sidang saat ini masih mencari fakta melalui keterangan saksi, bukan memberikan penilaian. "Jangan memberikan penilaian. Saat ini waktunya saksi dari jaksa. Penilaian Anda nanti ada waktunya sendiri," ujarnya.
Selain bukti rekaman VCD, dalam penggeledahan di markas FPI polisi juga menyita bukti dokumen berupa AD/ART organisasi dan beberapa majalah Playboy. Ketika jaksa mengklarifikasi bukti itu kepada saksi, kuasa hukum terdakwa kembali memprotes. Menurut kuasa hukum, selain tidak berhubungan dengan insiden Monas, ditemukannya majalah porno dalam penggeledahan di markas FPI itu mencoreng nama terdakwa.
Rizieq Shihab menyatakan keberatan barang bukti hasil penggeledahan di markas FPI digunakan dalam sidang. Menurut dia, barang bukti yang disita polisi itu ilegal, karena penggeledahan tidak dilengkapi surat izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ditemukannya Playboy di markas FPI tidak berhubungan dengan insiden Monas. Hal itu juga merusak citra FPI yang selama ini memerangi pornografi. "Playboy sudah kami tuntut. Majalah yang ditemukan itu hanya arsip kami dan untuk selanjutya kami serahkan ke polisi," ujarnya. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
13 November 2008
Indiarto Senoaji Nilai Dakwaan Jaksa Lemah -
12 November 2008
Warga Diminta Respons Peringatan Dini Banjir -
10 November 2008
Korban Lapindo Minta Presiden Kawal Pembayaran Sisa Ganti Rugi -
7 November 2008
DPR Diminta Upayakan Penundaan Eksekusi -
6 November 2008
Jaksa Bacakan BAP Budi Santoso dan M As'ad
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat
21 November 2008 - 10:36 WIB
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







