Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

KPK Minta DPR Usut Potongan Gaji PNS

Hervin Saputra

VHRmedia, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar meminta Dewan Perwakilan Rakyat mengusut pemanfaatan dana potongan gaji pegawai negeri sipil. Penggunaan dana yang di antarannya tersimpan di Badan Pertimbangan PNS itu dinilai tidak transparan.


Antasari Azhar mengatakan, berdasarkan catatan KPK yang dihimpun hingga Maret 2008, dana potongan gaji PNS mencapai Rp 7 triliun. "Ini aneh. Mungkin DPR bisa mengevaluasi kembali masalah ini," kata Antasari dalam diskusi "Pemberantasan Korupsi: Penegakan Hukum atau Pencitraan" di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (12/1).


Menurut Antasari, jumlah potongan gaji PNS yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun itu beragam. "Ada yang 6 ribu rupiah, 7 ribu rupiah, dan 10 ribu rupiah per PNS per bulan. Termasuk gaji saya juga dipotong."


Memang dana tersebut ada yang dikucurkan kembali dalam bentuk pinjaman bagi PNS. Namun, besar bunga kreditnya relatif setara dengan bunga bank umum. "Padahal dana yang dipinjam para PNS adalah dana mereka sendiri," kata Antasari.


Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Andi Mattalatta menilai potensi korupsi dalam pemotongan gaji PNS disebabkan lemahnya pengawasan dan rendahnya kesejahteraan. "Semua aspek ini harus diperbaiki," katanya. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua