Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Penyerangan FPI terhadap AKKBB

Ketua MK: Polisi Gagal Lindungi Warga Negara

Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia.com, Jakarta - Polisi gagal memberikan perlindungan dan rasa aman pada masyarakat. Hal itu terkait penyerangan Front Pembela Islam terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang akan memperingati hari kelahiran Pancasila di di kawasan Monumen Nasional, Minggu (1/6).

 

Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengatakan, hak atas rasa aman bagi seluruh warga diatur dalam konstitusi dan negara melalui aparat hukum wajib memenuhi hak tersebut. "Saya rasa polisi belum berhasil melindungi masyarakat. Semoga dalam waktu dekat ada tindakan dan proses hukum terhadap yang bersalah," kata Jimly.

 

Jimly menegaskan, Indonesia adalah negara majemuk yang menjadikan Pancasila sebagai dasar pemersatu keberagaman etnis, bahasa, dan budaya. Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama adalah roh Pancasila yang harus dimengerti oleh masyarakat. "Malu kita, kalau ekspresi soal Ketuhanan Yang Maha Esa justru seperti peristiwa kemarin. Sangat  jauh dari idealisme yang selama ini diagungkan."

 

Ketua MK juga mengaitkan penyerangan brutal yang dilakukan FPI dengan implementasi sila ketiga Pancasila yang menghormati keberagaman dan menjunjung tinggi nilai persatuan. "Jangan sampai kita tidak menyadari arti keberagaman yang diatur konstitusi. Peristiwa kemarin tentu bertentangan dengan Pancasila," ujarnya.

 

Jimly menyarankan perlu dialog internal antarumat beragama. Hal itu untuk merumuskan soal kerukunan dan toleransi, sehingga jika terjadi masalah yang berkaitan dengan keyakinan dapat diselesaiakan secara internal.

 

Meski tindakan FPI dinilai telah telah melanggar konstitusi, Jimly Asshiddiqie mengatakan Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memutuskan pembubaran organisasi pimpinan Habib Rizieq itu. Dia meminta pihak-pihak yang dirugikan mengajukan gugatan hukum. "Dalam rangka menjaga kebebasan berserikat tidak terganggu, tempuhlah jalur hukum, biar hakim yang putuskan. Untuk membubarkan ormas itu kewenangan pengadilan biasa, kalau partai politik baru di MK," ujarnya. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


1 Komentar

  1. Topo
    2 Juni 2008 pukul 17:27

    Pak Jiimly kasih ada rekomendasi bahwa FPI telah melanggar konstitusi pasti deh semua orang akan mendukung pembubaran itu....
    Tapi pak Jimly tolong kasus Mahasiswa yang suka Anarkhis juga di kasih komentar dong....kasihan tuh pak Polisi selalu disudutkan....kemarin ketika bertindak menangkap Mahasiswa tyang Anarkhis di tuduh melanggar HAM...ketika FPI nyerang orang dan dibiarkan di salahkan juga.....kan pak Polisi takut dituduh melanggar HAM lagi...Betul kan pak Tanto.....

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua