| 21 November 2008 |
Berita
Lokakarya Nasional VII Hak Asasi Manusia
Komnas HAM Siapkan Rencana Strategis 5 Tahun
8 Juli 2008 - 10:17 WIB
Muhammad Zulkarnain
VHRmedia.com, Jakarta - Indonesia kini berada dalam rezim pasca-otoritarianisme. Selama satu dekade (1998-2008) kondisi penegakan hak asasi manusia dan demokrasi di Indonesia memiliki kualitas dan dinamika yang berbeda dibandingkan masa rezim Soeharto.
Isu tersebut akan menjadi bahasan utama Lokakarya Nasional VII Hak Asasi Manusia "10 Tahun Reformasi: Quo Vadis Pemajuan dan Penegakan HAM di Indonesia", yang diselenggarakan Komnas HAM mulai tanggal 8 hingga 11 Juli di Hotel Borobudur, Jakarta.
Komisioner Komnas HAM Joseph Adi Prasetyo mengatakan acara tersebut sekaligus menjadi momentum mempertanyakan kembali apakah kepentingan korban pelanggaran HAM sudah dipenuhi negara.
Lokakarya itu juga untuk meneguhkan kembali visi dan misi Komnas HAM, karena penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM akan menemui tantangan tersendiri di masa datang. "Dua minggu setelah lokakarya, Komnas HAM akan menyusun perencanaan strategis untuk 5 tahun ke depan," kata Joseph, Senin (7/7).
Wakil Ketua Komnas HAM Bidang Eksternal Hesti Armiwulan mengatakan hasil lokakarya nasional itu akan menjadi rekomendasi bagi pemerintah dan DPR untuk mempertimbangkan upaya penegakan HAM di Indonesia. "Tentu saja rekomendasi tersebut akan dipantau oleh Komnas HAM. Kita mempunyai kewenangan untuk itu," ujarnya.
Lokakarya akan dihadiri panelis Daniel Sparringa, Andi Mattalatta, Romo I Wibowo, Marzuki Darusman, Soetandyo Wignjosubroto, Hafid Abbas, Verdi Hadiz, Abdul Hakim Garuda Nusantara, Harkristuti Harkrisnowo, dan Mochtar Mas'ud. (E1)
Foto: VHRmedia.com/Muhammad Zulkarnain
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
21 November 2008
Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor -
21 November 2008
Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat -
20 November 2008
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak -
20 November 2008
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban -
19 November 2008
Yusril: Saya Tolak Pembagian Laba dengan PT SRD
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Upayakan PK Perkara PT Timor
21 November 2008 - 11:20 WIB
Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat
21 November 2008 - 10:36 WIB
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







