| 21 November 2008 |
Berita
Tuntut Realisasi Ganti Rugi 80%
Korban Lapindo Blokade Jalan ke Lokasi Lumpur
25 Agustus 2008 - 13:41 WIB
Yovinus Guntur Wicaksono
VHRmedia, Sidoarjo - Warga Sidoarjo korban lumpur Lapindo berunjuk rasa menutup akses jalan masuk menuju lokasi semburan utama, , Senin (25/8). Mereka menuntut PT Lapindo Brantas segera merealisasikan pembayaran ganti rugi 80% bagi korban.
Peserta demonstrasi sebagian besar warga Desa Siring, Jatirejo, Kedung Bendo, dan Renokenongo. Warga 9 desa di luar peta terdampak, yakni Siring Barat, Jatirejo Barat, Gedang, Kedung, Cangkring, Pejarakan, Ketapang, Plumbon, dan Glagah Arum juga ikut berdemonstrasi.
Aksi dimulai pukul 08.00. Warga menutup akses jalan masuk menuju lokasi semburan utama dengan palang bambu dan mendirikan tenda. Warga juga menggelar aksi di Spill Way Sesa Pejarakan, Ketapang Keres, dan Renokenongo. Karena adanya aksi itu pekerjaan perbaikan tanggul penahan lumpur dihentikan sementara.
Bambang Kuswanto, koordinator aksi warga desa di luar peta terdampak, mengatakan pemerintah harus segera menetapkan status 9 desa di luar peta terdampak yang kini juga terkena dampak luapan lumpur. Selama ini warga dicekam kekhawatiran tidak menerima ganti rugi seperti desa lain yang masuk peta terdampak.
"Warga mendesak pemerintah segera menetapkan status desa di luar peta terdampak. Masak kami harus mati pelan-pelan, karena harus menghirup udara yang tidak sehat. Apalagi semburan baru terus bermunculan dan rawan kebakaran," kata Bambang Kuswanto.
Demonstrasi ini tidak mempengaruhi arus lalu lintas di Jalan Raya Porong. Lalu lintas ke arah Malang dan sebaliknya lancar. Kepala Bagian Operasional Polres Sidoarjo AKP Leonardus Simarmata mengatakan menurunkan 700 personel untuk mengamankan demonstrasi ini. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
20 November 2008
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC -
20 November 2008
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban -
20 November 2008
PKL Surabaya Tolak Perda Penggunaan Jalan -
20 November 2008
KPK Minta Pihak Terkait Penyidikan BLBI Lengkapi Data -
19 November 2008
Lembaga Publik Harus Sediakan Informasi On Line
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Operasi Preman Sia-sia, Rendahkan Martabat
21 November 2008 - 10:36 WIB
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







