Voice of Human Rights News Center

English English 16 Maret 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Masyarakat Tak Suka Kemiskinan Dalam Iklan Politik

Hervin Saputra

VHRmedia, Jakarta - Masyarakat cenderung tidak menyukai iklan politik yang mengeksploitasi orang miskin. Ironisnya, pengiklan politik belum menyadari orang miskin adalah materi yang tidak patut diiklankan.


Hal tersebut terungkap dalam pemaparan hasil survei politik nasional "Kinerja Pemerintah dan Efektivitas Iklan Politik" yang diselenggarakan Indonesian Research and Development Institute (IRDI) di Jakarta, Senin (3/10).


Direktur IRDI Notrida Mandica Nur mengatakan, survei menunjukkan 44,35% responden menilai penggunaan orang miskin dalam iklan politik tidak baik, 29,50% menilai hal itu baik, dan 26,15% responden mengaku tidak tahu. "Kemiskinan dan anak yatim tidak dianggap sebagai sesuatu yang baik untuk diiklankan."


Selain menunjukkan penolakan terhadap eksploitasi orang miskin dalam iklan politik, 69% responden mengaku tidak menyukai iklan politik yang menonjolkan kelemahan partai politik lain. Sedangkan 50, 10% responden tidak menyukai iklan politik yang menonjolkan kelebihan parpol.


Iklan politik yang dimuat di media massa, terutama televisi, saat ini belum menyampaikan program dan sasaran yang tegas. Pengiklan belum berani menunjukkan perbandingan keunggulan dan rekam jejak mereka dengan lawan politiknya. Iklan politik baru sebatas menonjolkan eksistensi tokoh atau petinggi partai. "Masih eksistensi mereka yang dikabarkan ke publik. Tidak pada tingkat sasaran," kata Notrida.


Kencederungan menggunakan iklan politik melalui media massa, menurut Notrida, disebabkan tingginya kepercayaan bahwa media mampu mengubah citra pengiklan dalam persepsi khalayak. Dikhawatirkan kepercayaan ini akan menghabiskan ongkos politik yang tinggi. "Padahal, seharusnya iklan mengarah kepada perang program."


Rully Chairul Azwar, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, memandang fenomena iklan politik saat ini sebagai kekurangan demokrasi. Sebab, mahalnya biaya iklan politik menutup kesempatan bagi pihak yang tidak mempunyai uang untuk memperoleh hak yang sama dalam mengiklankan diri. "Demokrasi tidak fair. Karena yang tidak punya dana untuk membayar iklan tidak punya kesempatan membentuk persepsi," katanya.


Karena itu, Rully meminta Komisi Penyiaran Indonesia membuat aturan main iklan politik menjelang Pemilihan Umum serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009. "Sebelum partai-partai merasa dirugikan oleh keadaan ini," ujarnya. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua