Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Menteri Kesehatan Desak Namru 2 Ditutup

Hervin Saputra

VHRmedia.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bersikeras untuk menutup Naval Laboratorium Research Unit (Namru) 2. Perjanjian kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat dalam proyek laboratorium medis itu dinilai melanggar kedaulatan Indonesia.

 

Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu (25/6), Menteri Fadilah mengatakan Presiden Yudhoyono telah memberikan mandat untuk menutup laboratorium Namru 2 jika tidak bermanfaat bagi masyarakat. Menurut dia, laboratorium itu tidak lagi memiliki legalitas untuk beroperasi di Indonesia. "Kenapa tidak bisa ditutup? Ini persoalan kedaulatan. Dia (Namru) ada di negara kita."

 

Anggota Komisi I Marzuki Darusman mengusulkan revisi perjanjian dengan Namru 2 untuk mengembalikan kedaulatan Indonesia. Dia mendesak pemerintah memperjelas posisi tawar agar terjadi kesetaraan hak dalam revisi kerja sama proyek Namru 2. "Dalam perjanjian yang sungguh-sungguh menggambarkan kesetaraan," ujarnya.

 

Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman mengatakan hingga kini masih menghargai kesepakatan yang dijalin kedua negara. Sebagai kerja sama internasional, penutupan Namru 2 hanya dapat dilakukan setelah mendapat mandat yang ditandantangani Presiden dan Menteri Luar Negeri.

 

Kusmayanto mengaku belum menemukan ketidaksetaraan dalam perjanjian dengan Namru 2. Namun, laboratorium milik Angkatan Laut Amerika itu dapat ditutup jika ternyata tidak lagi memiliki landasan hukum. "Kami tidak akan meneruskan," katanya. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua