| 28 Agustus 2008 |
Berita
PBNU Mau “Bimbing” Ahmadiyah
12 Juni 2008 - 16:0 WIB
Hervin Saputra
VHRmedia.com, Jakarta - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama menyatakan akan melakukan pendekatan persuasif melalui dakwah terhadap Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Alasannya, cara dakwah efektif untuk mengajak anggota Ahmadiyah mengikuti ajaran Islam.
Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengatakan hal itu sebagai upaya untuk mencegah meluasnya ajaran Ahmadiyah. Dia juga menuntut pemerintah terlibat mencari jalan keluar mengajak anggota JAI kembali ke ajaran Islam yang dianggap benar.
"NU bersedia mengambil peran dakwah, karena keyakinan tidak mungkin dihilangkan dengan kekerasan. Dia (ajaran Ahmadiyah) harus dihilangkan dengan brain storming, maka dakwah adalah pilihan yang bijak," kata Hasyim di Jakarta, Rabu (11/6).
Menurut Hasyim, ajaran Ahmadiyah merupakan kekerasan ideologis terhadap Islam. Selain itu, kebebasan beragama yang dijamin Pancasila sebagai ideologi negara tidak dapat direlevansikan dalam kasus Ahmadiyah. Polemik itu tidak akan memanas jika Ahmadiyah mendirikan agama selain Islam. "Pasti lebih bebas."
Hasyim membantah pendapat International Conference of Islam Scholars (ICIS) yang menyatakan PBNU mengakui ajaran Ahmadiyah. Menurut dia, pendapat anggota NU yang menyetujui Ahmadiyah adalah pendapat pribadi, bukan sikap resmi PBNU. "Itu tanggungan pribadi, bukan tanggungan PBNU," kata Hasyim yang juga Sekretaris Jenderal ICIS. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
16 Juni 2008
Pemerintah Gagal Jaga Kebinekaan -
13 Juni 2008
Komnas Perempuan: Cabut SKB Ahmadiyah -
13 Juni 2008
DPR Minta Pemerintah Awasi Pelaksanaan SKB -
11 Juni 2008
SKB 3 Menteri Langgar Kovenan Internasional -
11 Juni 2008
Cegah Penafsiran yang Ancam Ahmadiyah
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Polisi agar Tindak Pelaku Sweeping Ramadan
28 Agustus 2008 - 16:44 WIB
Polda Jatim Akan Usut Kasus Salah Tangkap
28 Agustus 2008 - 15:15 WIB
Dinkes Jombang agar Optimalkan Program KRR
28 Agustus 2008 - 13:31 WIB
IMF Diduga Intervensi, Segera Revisi UU Migas
28 Agustus 2008 - 13:17 WIB
Bekas Ketua DPRD Sleman Diadili Awal September
28 Agustus 2008 - 12:15 WIB
Kisah
Pojok Indonesia di Hong Kong
26 Agustus 2008 - 14:48 WIB
Buruh migran Indonesia menemukan tempat pelarian. Sekadar jembatan rindu rumah dan kampung halaman.
TOKO kecil itu persis di depan kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di ruas Kewicks Street, Causeway Bay, Hong Kong. Deretan mi instan dengan trademark Indonesia berjajar memenuhi rak di
Berita Terpopuler
Pegawai Honorer Surabaya Tak Terdata BKN
8 Agustus 2008 - 16:24 WIB
Anggaran Pendidikan Utamakan Gaji Guru
15 Agustus 2008 - 16:58 WIB
Pengesahan PP 41/2007 Jatim Molor
1 Agustus 2008 - 16:1 WIB
Status Tersangka Bupati Sleman Belum Jelas
1 Agustus 2008 - 15:33 WIB
Peraturan 5 Menteri Tak Berkekuatan Mengikat
1 Agustus 2008 - 16:33 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB








