Voice of Human Rights News Center

English English 28 Agustus 2008  

 

Berita

PBNU Mau “Bimbing” Ahmadiyah

Hervin Saputra

VHRmedia.com, Jakarta - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama menyatakan akan melakukan pendekatan persuasif melalui dakwah terhadap Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Alasannya, cara dakwah efektif untuk mengajak anggota Ahmadiyah mengikuti ajaran Islam.

 

Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengatakan hal itu sebagai upaya untuk mencegah meluasnya ajaran Ahmadiyah. Dia juga menuntut pemerintah terlibat mencari jalan keluar mengajak anggota JAI kembali ke ajaran Islam yang dianggap benar.

 

"NU bersedia mengambil peran dakwah, karena keyakinan tidak mungkin dihilangkan dengan kekerasan. Dia (ajaran Ahmadiyah) harus dihilangkan dengan brain storming, maka dakwah adalah pilihan yang bijak," kata Hasyim di Jakarta, Rabu (11/6).

 

Menurut Hasyim, ajaran Ahmadiyah merupakan kekerasan ideologis terhadap Islam. Selain itu, kebebasan beragama yang dijamin Pancasila sebagai ideologi negara tidak dapat direlevansikan dalam kasus Ahmadiyah. Polemik itu tidak akan memanas jika Ahmadiyah mendirikan agama selain Islam. "Pasti lebih bebas."

 

Hasyim membantah pendapat International Conference of Islam Scholars (ICIS) yang menyatakan PBNU mengakui ajaran Ahmadiyah. Menurut dia, pendapat anggota NU yang menyetujui Ahmadiyah adalah pendapat pribadi, bukan sikap resmi PBNU. "Itu tanggungan pribadi, bukan tanggungan PBNU," kata Hasyim yang juga Sekretaris Jenderal ICIS. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kisah

Pojok Indonesia di Hong Kong

26 Agustus 2008 - 14:48 WIB

Buruh migran Indonesia menemukan tempat pelarian. Sekadar jembatan rindu rumah dan kampung halaman.


 TOKO kecil itu persis di depan kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di ruas Kewicks Street, Causeway Bay, Hong Kong. Deretan mi instan dengan trademark Indonesia berjajar memenuhi rak di

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Pegawai Honorer Surabaya Tak Terdata BKN

8 Agustus 2008 - 16:24 WIB

Anggaran Pendidikan Utamakan Gaji Guru

15 Agustus 2008 - 16:58 WIB

Pengesahan PP 41/2007 Jatim Molor

1 Agustus 2008 - 16:1 WIB

Status Tersangka Bupati Sleman Belum Jelas

1 Agustus 2008 - 15:33 WIB

Peraturan 5 Menteri Tak Berkekuatan Mengikat

1 Agustus 2008 - 16:33 WIB

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua
Teater Sandekala