| 20 November 2008 |
Berita
Terancam Dipecat
Pegawai Honorer Surabaya Tak Terdata BKN
8 Agustus 2008 - 16:24 WIB
Yovinus Guntur Wicaksono
VHRmedia, Surabaya - Pegawai honorer daerah yang bekerja di Pemerintah Kota Surabaya terancam menganggur. Sebanyak 191 pegawai itu tidak masuk dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Surabaya Yayuk Eko Agustin mengatakan, 191 pegawai honorer itu bekerja mulai Maret 2005 saat kepemimpinan Plt Wali Kota Chusnul Arifin Damuri. Penerimaan pegawai honorer daerah tidak sesuai dengan PP 48/2005 yang menyatakan sejak Januari 2005 pemerintah tidak menerima lagi pegawai honorer.
Yayuk Eko mengatakan, Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dapat memberhentikan pegawai honorer daerah Pemkot jika tidak ada pendanaan. Berdasarkan informasi, Pemkot hanya akan membiayai gaji pegawai honorer daerah hingga akhir 2008.
"Aturan itu tidak berlaku pada SKPD seperti Dinas Pajak. Karena pungutan pajak yang dilakukan bisa mendapatkan intensif dan digunakan untuk membayar gaji," kata Yayuk, Jumat (8/8).
Dia menginformasikan, saat ini tidak hanya pegawai honorer daerah yang diterima pada kepemimpinan Plt Wali Kota Chusnul Arifin Damuri yang terancam menganggur. Puluhan pegawai honorer daerah yang diterima setelah penetapan Wali Kota hasil Pemilihan Wali Kota 27 Juli 2005 juga terancam kehilangan pekerjaan. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
20 November 2008
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak -
20 November 2008
PKL Surabaya Tolak Perda Penggunaan Jalan -
14 November 2008
Logistik Macet, Pemilu 2009 Berpotensi Digelar Tidak Serentak -
14 November 2008
Sidang Batal Dengar Keterangan Hasjim Djojohadikusumo -
12 November 2008
Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak Divonis 4 Tahun Penjara
4 Komentar
- Deden Iwan Gunawan
21 Agustus 2008 pukul 12:30Saya tenaga honorer Depkeu, terdaftar di database BKN, sampai saat ini kami bukan diangkat jadi CPNS, malah di PHK sepihak. Kami sudah mengadukan ke Komnasham, KON, lembaga tersebut telah mensyinyalir adanya indikasi pelanggaran HAM dan UUD oleh Pemerintahan SBY
- Dede Nurdin
21 Agustus 2008 pukul 12:32Pemerintah melanggar UUD 1945 (pasal2) berbunyi : tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusian"
- Andy Candra, SH
21 Agustus 2008 pukul 12:35Adanya indikasi pelanggaran oleh Pemerintah atas Hak keadilan, ketenagakerjaan, kesejahteraan dan hak turut serta dalam pemerintahan, sebaiknya anda melapor ke komnasham, Komisi ombudsman nasional, bila perlu menggugat ke PTUN
- yani
5 September 2008 pukul 9:17untuk ptt yang bekerja di sekolah negeri surabaya juga tidak terdata, tidak mendapat insentif dari apbd,tidak diangkat jadi pns, tidak diperhatikan oleh pemerintah, padahal sudah bekerja bertahun - tahun , seperti saya ini sudah mulai 1993 dan hanya mempunyai surat tugas dari kepala sekolah itupun kalau dibuatkan, terus bagaimana nasip ptt sekolah surabaya ??? padahal hidup di surabaya itu mahal rumah mahal, makan mahal, baju mahal sedangkan gaji seorang ptt disekolah paling besar berapa, untuk nyambung hidup satu bulan saja dapat makan sudah syukur pol alhamdulillah, masa kita disuruh puasa terus???
kapan kita Lebaran , hampir 15 tahun kita puasa kog ya teganya mereka tak perhatikan kita. tanks.
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







