Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Berita

Pemerintah Jangan Cuma Mengacu Ekonomi Global

Rosmi Julitasari S

VHRmedia, Jakarta - Indonesia seharusnya tidak menjadikan tatanan ekonomi global sebagai acuan menata perekonomian nasional. Seharusnya perekonomian nasional berkonsentrasi menyejahterakan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi.


Pandangan itu disampaikan Hendri Saparini, peneliti lembaga riset Econit Advisory Group, di Jakarta, Kamis (28/8). Sebelum pemerintah membuat aturan perundang-undangan soal ekonomi, sebaiknya merencanakan terlebih dahulu arah perekonomian Indonesia. "Kita jangan hanya melihat bahwa bila investasi asing tinggi, maka pertumbuhan ekonomi akan jadi sangat tinggi dan menguntungkan."


Menurut dia, agar menjadi negara yang mandiri dan sejahtera, Indonesia perlu kembali pada UUD 1945, terutama Pasal 33. Pemerintah melupakan acuan penggunaan Pasal 33 sebagai dasar pembangunan ekonomi yang menyejahterakan masyarakat.


"Bukan rahasia lagi bahwa UU Migas disusun karena ada kepentingan asing dan didanai oleh perusahaan-perusahaan asing yang menghendaki penguasaan sektor migas di Indonesia," ujarnya.


Hendri Saparini juga menyoroti langkah privatisasi BUMN yang dilakukan pemerintah. Menurut dia, pemerintah perlu memetakan efisinsi BUMN sebagai dasar penentuan diprivatisasi. Merujuk pada keberhasilan ekonomi China, pemerintah negara "Macan Asia" itu tidak mau meliberalisasi sektor finansial, terutama perbankan dan asuransi, sebelum ekonomi sektor riil mereka menjadi sangat kompetitif di dunia. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua