| 20 November 2008 |
Berita
Pemerintah Penyebab Kemiskinan Struktural
22 Juli 2008 - 16:39 WIB
Wahyu Arifin
VHRmedia.com, Jakarta - Perempuan menjadi pihak yang paling dirugikan oleh dampak kemiskinan. Akibat kemiskinan kini perempuan sulit mengakses sektor yang berhubungan dengan kebutuhan hidup.
Demikian pandangan yang mengemuka dalam seminar membahas perempuan dan kemiskinan yang digelar Pusat Komunikasi dan Informasi Perempuan Kalyanamitra di Jakarta, Selasa (22/7).
Ari Ujianto, aktivis Urban Poor Consortium (UPC), menilai pemerintah merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas pemiskinan terhadap perempuan. "Akibat penjajahan yang panjang, watak-watak penjajah masih tetap dibina di negeri ini," ujarnya.
Diskusi bertajuk "Perempuan dan Kemiskinan: Bersama Mengungkap Realitas" itu menghadirkan 4 pembicara, yaitu Mahmud Thoha (peneliti ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Uji Arianto (UPC), Arianto A Patunru (Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia), dan Wyandin Imawan (Badan Pusat Statistik).
Arianto A Patunru mengatakan, kemiskinan di Indonesia terjadi akibat pengaruh kebijakan ekonomi global. "Indonesia tidak dapat berbuat banyak karena dananya habis hanya untuk subsidi dan itu pun tidak mengurangi kemiskinan."
Pendapat senada dilontarkan Mahmud Thoha. Menurut dia, kemiskinan di Indonesia lebih disebabkan oleh sistem sosial, ekonomi, dan politik yang berlaku tidak adil pada masyarakat.
Kanti dari Indonesia Coruption Watch mengatakan, penyebab kemiskinan yang menjerat masyarakat adalah budaya korupsi yang telah mengakar dalam pemerintahan. Dia tidak setuju jika kemiskinan dikotak-kotakkan antara laki-laki dan perempuan.
"Hampir di segala sektor dan di segala lini korupsi sudah mewabah. Kita sudah bukan lagi berbicara batas kemiskinan antara laki-laki dan perempuan. Tapi kita semua dimiskinkan oleh pemerintah," kata Kanti. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
17 November 2008
Kades Tuntut 10% APBN untuk Pemerintah Desa -
14 November 2008
AFAD: Dorong Pemerintah Ratifikasi Konvenan Antipenghilangan Paksa -
14 November 2008
Dalih Atasi Krisis, Pemerintah Ajukan Utang Baru -
11 November 2008
Buruh Surakarta Tuding Pemerintah Dikendalikan Pemilik Modal -
6 November 2008
Obama Siapkan Pemerintahan Baru
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







