| 22 Maret 2010 |
Berita
Pengungsi Anak di Yunani Rentan Penyiksaan
23 Desember 2008 - 14:57 WIB
Yolanda Desvira Dewi
VHRmedia, Athena - Anak-anak korban perang yang mengungsi ke Yunani, rentan terhadap penyiksaan polisi. Pemerintah dinilai mengabaikan hak para pengungsi anak tersebut.
Hal itu terungkap dalam laporan berjudul "Left to Survive: Systematic Failure to Protect Unaccompanied Migrant Children in Greece", yang dirilis Human Rights Watch (HRW), Senin, 22 Desember 2008.
United Press International, Selasa (23/12), melansir, anak-anak yang mengungsi ke Yunani berasal dari negara yang sedang dilanda perang, seperti Afghanistan, Somalia, dan Irak. Menurut Human Rights Watch, anak-anak tersebut mengalami penyiksaan, seperti penghinaan dan perlakuan kasar, termasuk ditendang dan dipukuli.
Menurut Simone Troller peneliti hak anak dari HRW, pemerintah Yunani gagal melindungi para pengungsi anak tersebut. Diperkirakan 1.000 pengungsi anak memasuki Yunani tahun 2008, tanpa pendamping.
Troller mengatakan, untuk bertahan hidup, anak-anak tersebut bekerja di tempat yang berbahaya dan mengeksploitasi mereka. Mayoritas mereka bekerja sebagai pengemis, tinggal di permukiman kumuh, atau hidup menggelandang di taman-taman kota.
Human Rights Watch mendesak pemerintah Yunani melindungi para pengungsi anak, menjamin keamanan, dan menyelidiki setiap tindak penyiksaan terhadap anak-anak tersebut.
HRW merekomendasikan Uni Eropa mempertimbangkan memberikan sanksi terhadap pemerintah Yunani, yang gagal memenuhi kewajiban melindungi para pengungsi anak. Lembaga pengawasan hak asasi manusia tersebut, meminta negara anggota Uni Eropa berhenti mengirimkan pengungsi anak korban perang ke Yunani, dan mematuhi Peraturan Dublin II. Dalam peraturan tersebut dinyatakan, para pencari suaka harus ditangani oleh negara yang pertamakali dimasuki oleh pengungsi. (E1)
©2010 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
21 Januari 2009
Wajah Baru VHRmedia -
16 Januari 2009
Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM -
16 Januari 2009
Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid -
16 Januari 2009
Bawaslu Minta Batasan Politik Uang Dipastikan -
16 Januari 2009
Diduga Dana Operasional Pendidikan Disunat
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:20 WIB
Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM
16 Januari 2009 - 23:54 WIB
Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid
16 Januari 2009 - 21:33 WIB
Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror
16 Januari 2009 - 21:15 WIB
LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III
16 Januari 2009 - 21:4 WIB
Kisah
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:24 WIB
Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//
Redaksi
Berita Terpopuler
Tidak ada data 5 Berita terpopuler
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







