| 21 November 2008 |
Berita
Korban Dihukum 12 & 17 Tahun
Polda Jatim Akan Usut Kasus Salah Tangkap
28 Agustus 2008 - 15:15 WIB
Yovinus Guntur Wicaksono
VHRmedia, Surabaya - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Herman Sumawiredja menyatakan akan menindak personelnya terkait salah tangkap tersangka pelaku kasus pembunuhan Asrori di Jombang. Belakangan terungkap Asrori merupakan salah satu korban pembunuhan Very Idham Henyansyah.
Menurut Herman Sumawiredja, Polres Jombang telah salah menangkap Maman Sugianto, Imam Hambali, dan David Eko Priyanto yang diduga membunuh Asrori. Bahkan, Imam Hambali dan David Eko Prasetyo pada 8 Mei lalu dijatuhi hukuman 17 dan 12 tahun oleh Pengadilan Negeri Jombang.
Polda Jatim telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus salah tangkap ini. Kapolda berjanji menindak personelnya, termasuk Kapolres Jombang, jika ternyata terdapat kesalahan prosedur dalam menyusun berita acara pemeriksaan.
Herman Sumawiredja melihat kasus ini sebagai kesalahan kerangka sistem hukum, sehingga jaksa dan hakim yang terlibat proses hukum juga harus bertanggung jawab. "Jadi, jangan melihat sepihak. Lihatlah ini sebagai satu kerangka sistem hukum," katanya.
Polda Jatim akan mempublikasikan hasil penyelidikan tim khusus. "Saya mengambil langkah ini supaya semuanya terbuka dan tidak ada yang disembunyikan polisi," ujar Herman Sumawiredja, Kamis (28/8).
Kasus salah tangkap ini terungkap setelah Very Idham Henyansyah, pelaku pembunuhan berantai, mengakui Asrori alias Aldo sebagai salah seorang korbannya. Sebelumnya polisi menangkap Maman Sugianto, Imam Hambali, dan David Eko Priyanto dengan dugaan sebagai pelaku pembunuhan Asrori. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
20 November 2008
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC -
20 November 2008
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran -
20 November 2008
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92% -
20 November 2008
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban -
19 November 2008
Ribuan Buruh Jatim Demo di Kantor Gubernur
2 Komentar
- mamat
1 September 2008 pukul 12:22jangan terus menyalahkan polisi karena polisi juga manusia, dan peristiwa tersebut adalah proses penyidikan tindak pidana, dan bagi polri kesalahan ini harus menjadi pelajaran yang berharga dan lebih profesional dalam bekerja, amin
- Sangil
2 September 2008 pukul 2:39smoga pak pulisi ga' malu kalo salah tangkap. Yang konyol adalah jika pak pulisi dan jaksa malah bikin sukenario baru.
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







