| 20 November 2008 |
Berita
Polisi Gagalkan Perdagangan Manusia ke 5 Negara
4 Januari 2008 - 19:29 WIB
Kurniawan Tri Yunanto
VHRmedia.com, Jakarta - Polisi mengaku telah menangkap tersangka perdagangan manusia yang dikirimkan ke 5 negara. Setidaknya 19 perempuan di bawah umur korban penyelundupan yang akan dijual ke Jepang, Kurdistan, Korea Selatan, Suria, dan Mesir diselamatkan dan akan segera dipulangkan ke kampung halaman.
Direktur I Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Agung Sabar Santoso mengatakan, modus perdagangan manusia tersebut berbeda-beda di tiap negara. Umumnya para korban dijanjikan bekerja di restoran atau perusahaan di luar negeri, namun setelah sampai di negara tujuan dipekerjakan sebagai wanita penghibur. "Para tersangkanya sudah kami tangkap," kata Agung di kantor Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Jumat (4/1).
Agung yang juga Kepala Unit III Pelayanan Perempuan dan Anak menyatakan tersangka perdagangan manusia dengan tujuan Jepang bernama Jimmy Wijaya alias Richard Wilson mengaku dalam aksinya dibantu tersangka lain , Dessy, warga negara Taiwan yang berdomisili di Jepang. "Kami telah bekerja sama dengan kepolisian Jepang dan tersangka Dessy sudah ditahan oleh kepolisian Jepang," ujarnya.
Menurut pengakuan Jimmy, selama ini dia sudah mengirim 6 korban ke Jepang. Namun, Mabes Polri yakin jumlah korban jauh lebih banyakkarena diduga keras jaringannya tersebar di banyak daerah.
Pada kasus perdagangan manusia ke Kurdistan dan Irak, polisi menemukan sekitar 50 korban yang dikirim sebagai buruh migran. "Pengiriman ke sana tetap melanggar karena negara tersebut merupakan daerah konflik dan bukan negara pengiriman tenaga kerja," kata Agung.
Di Kurdistan, tersangka yang ditangkap adalah Andi Gunawan alias Fauzi Nasution. Menurut keterangan Fauzi, pihaknya hanya mengirim beberapa orang. Namun, berdasarkan penyelidikan Mabes Polri, umumnya korban yang bekerja di Kurdistan mantan pekerja di Suria atau sebaliknya yang dibawa oleh majikannya. "Kadang para majikannya juga nakal di sana," kata Agung. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
7 November 2008
Kejagung Menahan Dirjen AHU Depkumham -
31 Oktober 2008
Manusia Penyebab Utama Pemanasan Global -
22 September 2008
Monopoli Pusat Belanja Bunuh Pedagang Kecil -
9 Juli 2008
Ketua MK: Perlu Keseimbangan Pemenuhan HAM -
9 Juli 2008
Korban Trafficking Perlu Penanganan Khusus
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
PKL Surabaya Tolak Perda Penggunaan Jalan
20 November 2008 - 13:38 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







