| 20 November 2008 |
Berita
Presiden agar Tindaklanjuti Penyelidikan Talangsari
26 September 2008 - 10:50 WIB
Hervin Saputra
VHRmedia, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengimbau Presiden Yudhoyono menindaklanjuti laporan penyelidikan kasus pelanggaran HAM berat Talangsari, Lampung. Sebab, Kejaksaan Agung sebelumnya menyatakan tidak akan melanjutkan laporan itu ke tahap penyidikan.
Imbauan itu dilontarkan Komisioner Subkomisi Mediasi Yoseph Adi Prasetyo saat menyampaikan sejumlah laporan kerja Komnas HAM, Kamis (25/9). Menurut dia, Presiden Yudhoyono tidak dapat mendukung sikap Kejagung dengan alasan tidak ada payung hukum untuk menindaklanjuti penyelidikan Talangsari.
"Kenapa pada pemerintahan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) bisa? Termasuk menghadirkan para jenderal ke Komnas HAM. Presiden harus take over," kata Yoseph Adi Prasetyo.
Yoseph Adi menilai terdapat alasan politis di balik penolakan Kejagung menindaklanjuti penyelidikan kasus Talangsari oleh Komnas HAM. Dia menuding lembaga penyidik itu takut menyidik kasus ini. "Kejagung masih menggunakan paradigma lama," ujarnya.
Komnas HAM berencana melobi Komisi III agar memfasilitasi pertemuan dengan Kejaksaan Agung dan Mahkamah Konstitusi. Jika lobi dengan DPR gagal akan meminta Presiden menerbitkan keputusan untuk menindaklanjuti kasus Talangsari.
Tragedi Talangsari terjadi 7 Februari 1989. Korem Garuda Hitam 043 Lampung yang dipimpin Kolonel AM Hendropriyono menyerbu kelompok pengajian pimpinan Warsidi di Way Jepara, Talangsari, Lampung. Kelompok pengajian itu dianggap beraliran sesat dan ingin mendirikan negara Islam. Komite Solidaritas Mahasiswa Lampung mencatat sedikitnya 246 orang tewas akibat penyerbuan itu. Penyelidikan Komnas HAM menyatakan diduga kuat terjadi pelanggaran berat HAM dalam tragedi tersebut. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
10 November 2008
Korban Lapindo Minta Presiden Kawal Pembayaran Sisa Ganti Rugi -
7 November 2008
Presiden Didesak Tidak Teken UU Pornografi -
6 November 2008
Kontras: Peryataan Muchdi Patut Diragukan -
6 November 2008
Presiden Diminta Buka Hasil Pemeriksaan Kasus Penculikan -
5 November 2008
Barrack Obama Presiden Ke-44 Amerika Serikat
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







