Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Berita

Raja Narkoba Meksiko Tertangkap

Rosmi Julitasari S

VHRmedia.com, Mexico City - Tentara khusus Meksiko mengumumkan penangkapan raja narkoba Alfredo Beltran Leyva di Culiacan, barat daya Provinsi Sinaloa, Meksiko, Senin malam (21/1) waktu setempat. Beltran ditangkap bersama tiga kawannya saat mengendarai mobil BMW dan membawa dua koper uang sejumlah US$ 900.000.

 

Alfredo Beltran Leyva ditangkap atas tuduhan memperdagangkan narkoba, menyuap pejabat tinggi Meksiko, dan pencucian uang. Menurut situs Associated Press, Selasa (22/1), penangkapan Beltran ini juga dikaitkan dengan pertikaian berdarah antara petugas keamanan dan pedagang narkoba di sepanjang perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko dua minggu lalu.

 

Sebelumnya minggu lalu petugas keamanan Meksiko telah menangkap lebih dari 50 orang yang diduga sebagai anggota sindikat perdagangan narkoba yang telah membunuh tiga polisi dan dua anggota keluarga  mereka di Tijuana.

 

Beltran Leyva yang dikenal sebagai "El Mochomo", dikenal sebagai salah seorang pemimpin tertinggi dalam sindikat perdagangan narkoba Sinaloa, salah satu sindikat narkoba yang paling dominan di Meksiko. Pemimpin sindikat tersebut, Joaquin "Shorty" Guzman, melarikan diri dari penjara Meksiko pada 2001. (E4)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua