Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Pemilu 2009

Pelanggaran Kampanye Didominasi Caleg dari Lingkaran Kekuasaan

Ginanjar Hambali

VHRmedia, Serang - Pelanggaran kampanye di Kabupaten Serang, Banten, didominasi orang-orang yang terkait dengan pemerintahan atau lingkaran kekuasaan. Hal itu dikatakan Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Serang Badrudin di kantor KPU Serang, Kamis (15/1).


Bawaslu Kabupaten Serang sudah mencatat 30 pelanggaran. Kebanyakan pelanggaran administrasi. Pelanggar aturan kampanye itu antara lain calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Andika Hazrumy, anak Gubernur Banten, yang memasang alat peraga kampanye di tempat terlarang. Istri Sekretaris Daerah Serang memasang baliho di dalam areal Puskesmas Anyer - Serang. Anggota DPRD Banten yang mencalonkan diri lagi juga menempelkan alat peraga kampanye di sekolah.


"Kami telah melakukan teguran, khusus untuk pemasangan baliho di depan Puskesmas. Memang setelah ditegur baliho itu dipindah ke depan pagar, tapi itu masih melanggar karena masih berada di lokasi Puskesmas," kata Badrudin.


Baliho bergambar caleg DPR Hikmat Tomet, suami Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, dan calon anggota DPD Andika Hazrumy, masih terpasang di jalur protokol. Panwaslu Banten dua kali melakukan penertiban, namun spanduk itu lolos dari penertiban. "Seharusnya mereka lebih mengerti dan memberi contoh," kata Badrudin.


Sekretaris DPD PAN Kota Serang Toyib Fanani mengatakan, seharusnya penertiban yang dilakukan tim gabungan Bawaslu dan aparat terkait tidak diskriminatif. "Panwaslu harusnya bersikap adil terhadap semua calon," katanya. (E2)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua