Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

Pemerintah Myanmar Kecam Sanksi Internasional

Rosmi Julitasari S

VHRmedia.com, Yangon - Pemerintah Myanmar mengecam sanksi internasional yang diberlakukan terhadap negara itu. Menurut mereka, sanksi itu hanya akan memperlambat pembangunan dan memperparah kemiskinan di negaranya.


Harian resmi pemerintah New Light of Myanmar Rabu (7/11) memberitakan pernyataan Menteri Informasi Myanmar Brigadir Jenderal Kyaw Hsan yang merangkap juru bicara pemerintah bahwa usaha kolektif dari dalam dan luar negeri untuk menerapkan sanksi berkenaan dengan investasi, bantuan dan pinjaman keuangan internasional, perdagangan, serta pariwisata akan menjadi penyebab utama kemiskinan di negaranya. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul sanksi baru yang dijatuhkan Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Australia.


Sanksi baru itu dijatuhkan karena junta militer Myanmar menolak undangan utusan khusus PBB untuk mengadakan pembicaraan antara PBB, pemerintah Myanmar, dan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi, saat utusan khusus Ibrahim Gambari berkunjung di Myanmar kemarin.


"Myanmar tidak akan tunduk pada tekanan dari luar negeri. Kami tidak akan membiarkan pihak luar mana pun mencampuri urusan dalam negeri Myanmar," kata Kyaw Hsan saat pembicaraan dengan Gambari berlangsung di ibu kota baru Myanmar, Naypyidaw.


Situs www.reuters.com hari ini menulis, Kyaw Hsan mengatakan, pembicaraan dengan Suu Kyi terlalu prematur untuk dilakukan dan tekanan sanksi internasional hanya akan memperburuk keadaan.


Utusan khusus PBB Ibrahim Gambari tiba di Yangon Sabtu (3/11) atas undangan pemerintah Myanmar untuk menjadi mediator bagi rekonsiliasi nasional. Itu merupakan kunjungan kedua Gambari di Burma. Kunjungan pertama pada 29 September lalu sebagai respons PBB terhadap kekerasan yang dilakukan junta militer Myanmar terhadap aksi damai para biksu dan kelompok prodemokrasi di berbagai wilayah di Burma. (E4)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua