Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Berita

BMI di Hong Kong Protes Layanan KJRI

Afandi

VHRmedia.com, Hong Kong - Puluhan buruh migran Indonesia berdemonstrasi di depan kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di 127-128 Leighton Road, Causeway Bay, Hong Kong, Jumat (2/11). Mereka memprotes pelayanan buruk KJRI kepada buruh migran.

 

Dalam aksi itu para buruh dari Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia menolak penghapusan kebijakan paspor sehari jadi bagi buruh migran Indonesia di Makau. Mereka juga membentangkan berbagai spanduk, antara lain "Pembuatan Paspor 1 Hari Jadi bagi Seluruh BMI di Macau & Hong Kong", "Berikan Pelayanan Penuh bagi BMI di Hari Minggu", dan "Stop Overcharging".

 

Di hadapan massa, Ketua ATKI Eni Lestari mengatakan, perubahan jadwal pembuatan paspor mestinya disosialisasikan kepada BMI, bukan diubah secara sepihak. "Berapa ongkos yang harus dibayar BMI dari Makau jika harus bolak-balik ke KJRI untuk mengurus paspor?" ujarnya.

 

Beberapa waktu lalu KJRI membuat kebijakan khusus untuk BMI di Makau, yaitu pembuatan paspor dalam satu hari. Padahal prosedur standar membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Namun kebijakan itu dihapus sejak Oktober lalu. Alasannya, ada komplain dari BMI asal Yeun Long (New Territories), Hong Kong.

 

Kepala Bidang Imigrasi KJRI di Hong Kong, Djoni Mohammad, mengaku kewalahan menangani permintaan pembuatan paspor karena hanya ada tiga staf. Selain itu, BMI yang jauh dari pusat kota, selain Makau, mengajukan komplain atas "keistimewaan" bagi BMI di Makau. Untuk menyiasati perubahan kebijakan itu, Djoni menyatakan berencana membuka perwakilan di Makau sehingga BMI di kota itu tidak perlu ke Hong Kong untuk mengurus paspor.

 

Eman C Villanueva dari Asian Migrants Coordinating Body yang memberikan solidaritas dalam aksi itu mengatakan, seharusnya KJRI memberikan layanan maksimal kepada warga negara Indonesia. Menurut Sekretaris Jenderal United Filipinos in Hong Kong ini, layanan KJRI jauh lebih buruk dibandingkan layanan Konsulat Filipina di Hong Kong. "Harusnya KJRI juga buka hari Minggu, karena mayoritas BMI libur pada hari tersebut. Konsulat Filipina buka hari Minggu setelah kami tekan terus, meski kemudian mengganti libur Minggu menjadi hari Jumat," ujarnya. (E5)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


1 Komentar

  1. ayu
    20 November 2007 pukul 10:10

    semua pernyataan di atas menurut saya 100% akan di dukung oleh BMI di HK saya selaku BMI jg ikut mendukung karena minggu kemaren saya jg datang ke konsulat untuk urusan perpanjang pasport karena pada hari itu bukan hari liburku jadi majikan hanya memberi waktu sekitar 3-4 jam padahal perjalanan ke couswaybay sktr 1 jam lg pun nyampek sana g hanya aku yg butuh bikin psprt,aku adalh 50 setelah BMI YG lain tentu saja aku waktu yg majikan kasih g cukup untuk menunggu 50 orang akhirnya aku cuma bisa membayar ke bank BNI trus pulang jemput aekolah,dan berharap majikan akan ngijinin lg di lain wktu yg lbh panjang.harapanku pihak konsulat memikirnya sebab tidak hanya aku yg membutuhkan tp jg smua BMI yg ada di HK .terimakasih

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua