Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

Warga Miskin Demo Raperda Ketertiban Umum

Tri Wibowo Santoso

VHRmedia.com, Jakarta - Aliansi Rakyat Miskin menggelar unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Jumat (21/9). Mereka menolak Rancangan Peraturan Daerah Ketertiban Umum DKI Jakarta karena diskriminatif dan tak mendukung kepentingan masyarakat miskin.

 

Ketua Umum Serikat Rakyat Miskin Kota Marlo Sitompul mengatakan, pemerintah DKI Jakarta seharusnya memberikan solusi menyejahterakan rakyat miskin dengan membuka lapangan kerja dan menyediakan tempat tinggal yang layak.

 

Marlo menilai Raperda Ketertiban Umum hanya memihak kepentingan pengusaha, namun tidak mengakomodasi kepentingan masyarakat kelas menengah dan bawah. "Perda Ketertiban Umum ini sangat tidak manusiawi, karena dampaknya rakyat miskin akan kehilangan mata pencaharian," katanya.

 

Dari sekitar 80 pengunjuk rasa terdapat belasan waria berjilbab. Ketua Yayayasan Srikandi Sejati, Leni Sugiharti, mengatakan di Jakarta banyak waria berasal dari kalangan masyarakat miskin yang terpaksa bekerja di jalanan.

Menurut Leni, DPRD seharusnya tidak asal membuat aturan, tetapi juga menyediakan solusi pekerjaan bagi rakyat. "Banyak teman yang punya keahlian memijat atau pengobatan tradisional, tapi malah dilarang Perda Ketertiban Umum. Kalau mereka (Dewan) punya solusi, beri kami pekerjaan," ujarnya. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua