| 21 November 2008 |
Berita
Warga Miskin Demo Raperda Ketertiban Umum
21 September 2007 - 14:19 WIB
Tri Wibowo Santoso
VHRmedia.com, Jakarta - Aliansi Rakyat Miskin menggelar unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Jumat (21/9). Mereka menolak Rancangan Peraturan Daerah Ketertiban Umum DKI Jakarta karena diskriminatif dan tak mendukung kepentingan masyarakat miskin.
Ketua Umum Serikat Rakyat Miskin Kota Marlo Sitompul mengatakan, pemerintah DKI Jakarta seharusnya memberikan solusi menyejahterakan rakyat miskin dengan membuka lapangan kerja dan menyediakan tempat tinggal yang layak.
Marlo menilai Raperda Ketertiban Umum hanya memihak kepentingan pengusaha, namun tidak mengakomodasi kepentingan masyarakat kelas menengah dan bawah. "Perda Ketertiban Umum ini sangat tidak manusiawi, karena dampaknya rakyat miskin akan kehilangan mata pencaharian," katanya.
Dari sekitar 80 pengunjuk rasa terdapat belasan waria berjilbab. Ketua Yayayasan Srikandi Sejati, Leni Sugiharti, mengatakan di Jakarta banyak waria berasal dari kalangan masyarakat miskin yang terpaksa bekerja di jalanan.
Menurut Leni, DPRD seharusnya tidak asal membuat aturan, tetapi juga menyediakan solusi pekerjaan bagi rakyat. "Banyak teman yang punya keahlian memijat atau pengobatan tradisional, tapi malah dilarang Perda Ketertiban Umum. Kalau mereka (Dewan) punya solusi, beri kami pekerjaan," ujarnya. (E1)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
19 November 2008
Ferry Yuliantono Diancam 12 Tahun Penjara -
12 November 2008
Warga Diminta Respons Peringatan Dini Banjir -
7 Oktober 2008
Komnas HAM: Stop Diskriminasikan Warga Miskin -
2 Oktober 2008
Penumpang Kereta Bekasi-Jakarta Membeludak -
25 September 2008
BPOM Umumkan Produk China Bermelamin
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







