Voice of Human Rights News Center

English English 21 November 2008  

 

Berita

Dugaan Suap Pemilihan Deputi BI

DPR Dorong KPK Usut Pengakuan Agus Condro

Hervin Saputra

VHRmedia, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi terus penyelidiki dugaan penerimaan suap oleh anggota DPR terkait pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Miranda Goeltom. DPR tidak akan melindungi anggotanya yang terlibat.


Hal itu dikatakan Ketua DPR Agung Laksono menanggapi tindakan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Agus Condro yang kembali mendatangi KPK hari ini.  "Sikap utama DPR mendorong KPK untuk melanjutkan. Jadi, tidak pernah ada permintaan untuk menghentikan, tidak pernah melindungi," kata Agung Laksono di Jakarta, Selasa (26/8).


Pimpinan dan Badan Kehormatan DPR akan segera membahas tanggapan parlemen atas pengakuan Agus Condro. Pembahasan itu menyusul pengakuan Agus Condro menerima dana Rp 500 juta saat pemilihan Deputi Gubernur BI tahun 2004.


Agus Condro mengaku menerima dana tersebut bersama sejumlah anggota Fraksi PDIP lainnya di ruangan Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan (saat itu) Emir Moeis. "Hari Jumat (29/8) kami akan bicara untuk menanggapi pengakuan Agus Condro," ujar Agung Laksono.


Dalam pembahasan itu akan dibicarakan kemungkinan memanggil pihak-pihak yang diduga mengetahui penyaluran dana tersebut. Termasuk kemungkinan memanggil Miranda Goeltom. "Nanti kita bicarakan dulu. Sebab pengakuan-pengakuan ini tentu ada konfirmasi," katanya.


Wakil Ketua Badan Kehormatan Gayus Lumbuun mengatakan, meski terbuka peluang memanggil semua pihak yang diduga terlibat, dia menolak menyebut akan memanggil Miranda Goeltom. "Saya tidak mengatakan spesifik Miranda. Tapi siapa saja yang mempunyai indikasi yang diperlukan BK untuk mengusut, akan diperiksa," katanya. (E1)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua