Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Sidang Suap Artalyta Suryani

Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Artalyta

Wahyu Arifin

 VHRmedia.com, Jakarta - Pembelaan yang dilakukan pengacara Artalyta Suryani tidak dapat membantah keterlibatan terdakwa dalam kasus suap terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan.

 

Menurut tim jaksa penuntut yang beranggotakan Sarjono Turin, Zet Tading Allo dan Dwi Aries Sudarto, fakta sidang sudah jelas menunjukan bahwa Artalyta Suryani memberi suap kepada Urip Tri Gunawan. "Ini hanya proses mengulur kasus yang berhubungan dengan kliennya. Padahal, fakta sudah jelas terungkap," kata tim jaksa, dalam bantahan atas pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jumat (18/7).

 

Menurut jaksa, bukti rekaman percakapan telpon Artalyta Suryani dengan Urip Tri Gunawan didalam tahanan menunjukan kedua orang ini terlibat persekongkolan korupsi. Tidak hadirnya Sjamsul Nursalim dalam sidang, menurut jaksa juga bagian dari kesepakatan kedua terdakwa. Jaksa meminta hakim menolak keberatan terdakwa.

 

Pada sidang pembelaan minggu lalu, Otto Cornelis Kaligis pengacara Artalyta Suryani mengatakan, proses pengadilan tidak berdasar fakta dan hakim melakukan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak kliennya.

 

Menurut OC Kaligis, dalam kasus ini juga telah terjadi pembunuhan karakter institusi pengadilan dan kejaksaan. Penilaian itu didasari analisa bahwa kejaksaan dijadikan alat untuk menjatuhkan institusi pengadilan. (E1)

 

Foto: VHRmedia.com/ Wahyu Arifin 

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua