Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Berita

Reshuffle Kabinet

Presiden Harus Tegas soal Kabinet

Tri Wibowo Santoso

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus berani menolak intervensi Partai Golkar dalam rencana reshuffle kabinet. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fachri Hamzah di Jakarta, Jumat (4/5).
 
Fachri mengatakan, pada kampanye pemilihan presiden tahun 2004 Golkar tidak masuk Koalisi Kebangsaan yang mendukung Yudhoyono. Bahkan, partai tersebut menyatakan dukungan pada pasangan Megawati dan Hasyim Muzadi. Namun, setelah Yudhoyono terpilih menjadi presiden, Golkar berubah haluan menjadi "gank Cikeas". Ironisnya, kadernya mendominasi kabinet.
 
Dia berpendapat, kepentingan politik kader Golkar yang kini dalam kabinet Presiden Yudhoyono hanya mementingkan dapur logistik kelompoknya untuk bertarung di pemilihan presiden 2009. Apalagi saat muncul isu reshuffle kabinet yang rencananya dilakukan 7 Mei, Partai Golkar kerap menekan Yudhoyono untuk menempatkan kadernya pada kabinet nanti. Menurut Fachri keinginan kader Golkar tersebut bisa saja terwujud mengingat Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah ketua umum partai itu.
 
Ketika ditanya soal posisi yang diinginkan kader Golkar dalam reshuffle kabinet, Fahri mengatakan kementerian negara badan usaha milik negara merupakan posisi paling strategis untuk mendapatkan uang. "Karena omzetnya bisa mencapai triliunan rupiah. Jika hal itu terealisasi, dalam dua tahun masa kepemerintahan Yudhoyono ini Golkar dapat ‘menabung' untuk bertarung di pemilihan presiden tahun 2009," katanya.
 
Menanggapi isu kader PKS akan terlempar dari kabinet dan tidak diikutsertakannya partai itu dalam rapat reshuffle kabinet, Fachri menyatakan partainya akan menarik dukungan terhadap pemerintahan SBY-JK. (E4)  

 

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Kejagung Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua