| 20 November 2008 |
Berita
Setelah Harga Naik, Gas Menghilang dari Palu
4 September 2008 - 12:3 WIB
Subarkah
VHRmedia, Palu - Sepekan setelah harganya naik menjelang bulan Ramadan lalu, kini liquefied petroleum gas atau elpiji menghilang dari pasaran. Masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, kesulitan mendapatkan bahan bakar itu karena agen dan pengecer kehabisan stok.
"Sudah seminggu saya tidak lagi menjual elpiji karena tidak ada pasokan dari agen," kata Sri Wahyuni, pengecer elpiji di Jalan Yos Sudarso, Palu, Rabu (3/9).
Sri Wahyuni menuturkan, harga gas tabung 12 kilogram mencapai Rp 125 ribu. Padahal di Palu belum ada konversi minyak tanah ke elpiji, sehingga belum beredar tabung gas 3 kilogram. Kondisi itu menyebabkan sebagian besar pengguna elpiji beralih ke minyak tanah.
Seorang warga, Zainuddin, mengaku selama ini kesulitan mendapatkan elpiji hingga mencari ke semua pengecer di Kota Palu. "Saya sungguh bingung harus mencari elpiji ke mana lagi. Karena tidak mendapat elpiji, saya pakai minyak tanah lagi,"ujarnya.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan inflasi bulan Agustus terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks semua kelompok pengeluaran barang dan jasa. Misalnya kenaikan harga kelompok perumahan, air, listrik, gas, serta bahan bakar mencapai 1,27 %.
"Pada Agustus 2008 kelompok yang memberikan andil atau sumbangan inflasi khusus kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mencapai 0,28 persen," kata Kepala BPS Provinsi Sulteng Razali Ritonga. (E4)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
18 November 2008
Emisi Gas Rumah Kaca Meningkat di Negara Maju -
14 November 2008
Pungli Konversi Minyak Tanah ke Gas di Bantul -
12 November 2008
Harga Minyak Dunia Akan Naik Lagi -
10 November 2008
Ditemukan Batuan Potensial Serap Gas Rumah Kaca -
3 November 2008
Geolog Internasional: Pengeboran Penyebab Lumpur Lapindo
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
PKL Surabaya Tolak Perda Penggunaan Jalan
20 November 2008 - 13:38 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







