Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Berita

Setelah Harga Naik, Gas Menghilang dari Palu

Subarkah

VHRmedia, Palu - Sepekan setelah harganya naik menjelang bulan Ramadan lalu, kini liquefied petroleum gas atau elpiji menghilang dari pasaran. Masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, kesulitan mendapatkan bahan bakar itu karena agen dan pengecer kehabisan stok.

"Sudah seminggu saya tidak lagi menjual elpiji karena tidak ada pasokan dari agen," kata Sri Wahyuni, pengecer elpiji di Jalan Yos Sudarso, Palu, Rabu (3/9).

Sri Wahyuni menuturkan, harga gas tabung 12 kilogram mencapai Rp 125 ribu. Padahal di Palu belum ada konversi minyak tanah ke elpiji, sehingga belum beredar tabung gas 3 kilogram. Kondisi itu menyebabkan sebagian besar pengguna elpiji beralih ke minyak tanah.

Seorang warga, Zainuddin, mengaku selama ini kesulitan mendapatkan elpiji hingga mencari ke semua pengecer di Kota Palu. "Saya sungguh bingung harus mencari elpiji ke mana lagi. Karena tidak mendapat elpiji, saya pakai minyak tanah lagi,"ujarnya.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan inflasi bulan Agustus terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks semua kelompok pengeluaran barang dan jasa. Misalnya kenaikan harga kelompok perumahan, air, listrik, gas, serta bahan bakar mencapai 1,27 %.

"Pada Agustus 2008 kelompok yang memberikan andil atau sumbangan inflasi khusus kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mencapai 0,28 persen," kata Kepala BPS Provinsi Sulteng Razali Ritonga. (E4)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

PKL Surabaya Tolak Perda Penggunaan Jalan

20 November 2008 - 13:38 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)

19 November 2008 - 17:54 WIB

 Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.

 

KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua