| 20 November 2008 |
Berita
Stop Kekerasan terhadap Jurnalis di Kashmir
26 Agustus 2008 - 14:35 WIB
Yolanda Desvira Dewi
VHRmedia, Kashmir - Komunitas jurnalis pendukung kebebasan pers dunia Reporters Without Borders menuntut pemerintah India menghentikan sensor dan kekerasan terhadap jurnalis di Provinsi Kashmir.
Reporters Without Borders menyebutkan sedikitnya 13 jurnalis dipukuli tentara di Srinagar, Kashmir, dan siaran sejumlah televisi lokal disensor pemerintah India. Mereka meminta kepolisian setempat menyelidiki kekerasan terhadap para jurnalis yang bekerja di Kashmir dan menindak para pelakunya.
"Krisis di Kashmir seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan terhadap pers," tulis Reporters Without Borders dalam siaran pers Senin (25/8).
Komunitas pers dunia ini juga mendesak pemerintah India menghentikan sensor terhadap sejumlah stasiun televisi lokal di Kashmir. Mereka juga menentang sikap melecehkan jurnalis yang dilakukan pihak keamanan India terhadap para jurnalis.
Koresponden surat kabar India di Srinagar mengatakan kerap dipermalukan setiap melewati pos pemeriksaan keamanan. "Saya harus melewati 20 pemeriksaan untuk sampai di kantor setiap hari. Dan setiap pemeriksaan saya dipermalukan serta ditanyai hal yang sama tentang pekerjaan saya sebagai jurnalis," katanya kepada Reporters Without Borders.
Otoritas India di Kashmir memaksa stasiun TV lokal tidak menyiarkan berita dan hanya menyiarkan acara hiburan. Setiap malam pasukan India berpatroli di sepanjang jalan di Srinagar dan kota lain di Kashmir sambil meneror warga agar tetap tinggal di rumah selama jam malam. (E1)
Foto: www.theotherrussia.org
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
20 November 2008
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC -
20 November 2008
UU Pornografi Seharusnya Mencakup Pendidikan Toleransi -
19 November 2008
Ribuan Buruh Jatim Demo di Kantor Gubernur -
19 November 2008
Ferry Yuliantono Diancam 12 Tahun Penjara -
18 November 2008
Penanggung Jawab PT SRD, Tersangka Baru Korupsi Dirjen AHU
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Kisah
Jalan-Jalan ke Kampung Amrozi (2, Habis)
19 November 2008 - 17:54 WIB
Warga Tenggulun menghormati orang tua Amrozi, namun menolak jasad Amrozi dan Ali Gufron dikuburkan di pemakaman desa.
KETIKA peti mati Amrozi dan Ali Gufron tiba di Tenggulun, tak banyak warga desa yang datang melayat. Sebagian besar tetap beraktivitas seperti menanam jagung dan
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







