Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Korban Lumpur Lapindo

Lapindo Tidak Perhatikan Nasib Anak Korban

Hervin Saputra

VHRmedia.com, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta Komisi VIII DPR mendesak pemerintah memperhatikan penanganan anak-anak korban lumpur PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga kini anak-anak itu tidak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Masnah Sari dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII di gedung DPR Jakarta, Senin (30/6). Menurut Masnah, banyak anak yang haknya terabaikan akibat tragedi lumpur Lapindo. "Mereka tidak memperoleh fasilitas pendidikan apa pun," katanya.

 

Sekretaris KPAI Hadi Supeno mengatakan, saat ini di Desa Besuki, salah satu daerah yang terkena dampak luapan lumpur Lapindo, hanya tersisa 3 sekolah swasta. Salah satu sekolah bahkan meminjam rumah warga untuk dijadikan tempat belajar 250 siswa. "Sangat menyedihkan kondisinya."

 

Hadi mengungkapkan, tidak ada satu pun dokumen penanganan korban Lapindo yang berpihak kepada nasib anak-anak. Dari sekian banyak upaya penanganan korban yang dilakukan, seperti pemberian anggaran recovery, pemulihan mental, dan pembangunan taman bermain, semuanya tidak didasarkan pada kebutuhan anak.

 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Hilman Rosyad Shihab meminta KPAI memberikan rekomendasi kepada Tim Pengawas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo untuk membentuk trauma center bagi anak-anak korban lumpur Lapindo. (E1)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua