| 03 September 2010 |
Berita
Lumpur Lapindo
Korban Desak DPR Revisi Perpres 14/2007
3 September 2007 - 14:45 WIB
Kurniawan Tri Yunanto
VHRmedia.com, Jakarta - Perwakilan warga korban lumpur Lapindo hari ini menemui anggota Komisi III DPR mendesak pencabutan Peraturan Presiden 14/2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. Perpres itu dinilai diskriminatif dan tidak mengakomodasi kepentingan para korban.
Wakil warga Renokenongo yang masih bertahan di pengungsian, Aminah, mengatakan Perpres 14/2007 terbukti tidak menyelesaikan masalah yang kini membelit para korban. "Lumpur datang ke desa kami tanpa DP (uang muka), kenapa ganti rugi yang sekarang diubah menjadi jual beli itu menggunakan DP?" kata Aminah sambil menangis di depan Wakil Ketua Komisi III Soeripto, Senin (3/9).
Irsad, warga Desa Glagah Harum, mengeluhkan sikap pemerintah yang tidak memasukkan desanya dalam wilayah yang terkena dampak luapan lumpur Lapindo. Padahal, warga Glagah Harum kini juga didera ketakutan luapan lumpur lapindo akan menenggelamkan desanya.
Wakil Ketua Komisi III Soeripto mengatakan akan membawa keluhan warga ke Badan Pengawas DPR untuk segera ditindaklanjuti. "Sekarang ini Lapindo tidak hanya menjadi perhatian di tingkat nasional, tapi dunia internasional. Lapindo dan Newmont dinilai telah melanggar HAM dan merusak alam Indonesia," katanya.
Menurut Suripto, revisi atau bahkan pencabutan Perpres BPLS sangat dimungkinkan jika terbukti dalam praktiknya justru merugikan warga. "Undang-undang saja bisa direvisi, kenapa perpres tidak bisa?" ujarnya.
Jumat (31/8) lalu warga korban lumpur Lapindo mengadu ke Komnas HAM. Komnas merekomendasikan revisi Perpres 14/2007 jika terbukti merugikan warga dan memanggil pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas luapan lumpur panas di Sidoarjo yang sudah berlangsung setahun lebih. (E1)
©2010 VHRmedia.com
Berita Terkait
-
15 Januari 2009
Caleg & Capres Tak Peduli Korban Lapindo -
6 Januari 2009
200 Rumah Rawan Roboh akibat Lumpur Lapindo -
30 Desember 2008
Lagi, Warga Demo Tagih Janji Lapindo -
22 Desember 2008
Lumpur Lapindo Ancam Surabaya -
12 Desember 2008
Warga 13 Desa Tuntut Masuk Peta Terdampak
Belum ada yang berkomentar
Berikan Komentar Anda
Agenda
Berita Terkini
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:20 WIB
Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM
16 Januari 2009 - 23:54 WIB
Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid
16 Januari 2009 - 21:33 WIB
Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror
16 Januari 2009 - 21:15 WIB
LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III
16 Januari 2009 - 21:4 WIB
Kisah
Wajah Baru VHRmedia
21 Januari 2009 - 14:24 WIB
Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//
Redaksi
Berita Terpopuler
Tidak ada data 5 Berita terpopuler
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







