Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Kisah

Jalan-jalan ke Kampung Amrozi (1)

Yovinus Guntur Wicaksono

 Terpidana mati Bom Bali tampil di media bak martir. Namun, tetangga tidak bersimpati.


Tenggulun tiba-tiba populer. Desa kecil sekitar 30 kilometer dari kota Lamongan, Jawa Timur, itu menjadi pembicaraan nasional, bahkan dunia internasional. Untuk mencapai desa itu harus ditempuh dengan menyusuri jalan kecil nan sunyi dan berkelok.


Desa Tenggulun dihuni sekitar 3.000 jiwa. Pada musim kemarau daerah ini kering dan tandus. Kondisi itu membuat banyak penduduk merantau ke Malaysia. Mereka umumnya bekerja menjadi pembantu atau buruh kasar.

Kepala Desa Tenggulun Abu Sholeh mengatakan, sekitar 20% penduduk desanya bekerja di Malaysia. Kini ada 700 warga yang memburu ringgit di negara tetangga tersebut. Berkat sumbangan Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta per keluarga buruh migran akhirnya terkumpul Rp 300 juta untuk membangun jalan pada tahun 1999. Jalan baru tersebut membuat Tenggulun terlepas dari "isolasi".


Sejak 1 November lalu banyak wartawan dalam dan luar negeri datang di Tenggulun. Nama Tenggulun merebut perhatian karena ulah dua warganya, Amrozi dan Ali Gufron alias Mukhlas. Keduanya adalah terpidana kasus Bom Bali I, 12 Oktober 2002, yang menewaskan 202 orang.

Amrozi dan Ali Gufron kembali membuat heboh takkala Jaksa Agung Hendarman Supandji mengumumkan bahwa terpidana mati Bom Bali I akan dieksekusi paling lambat awal November 2008.  Sejak itu Desa Tenggulun "diserbu" wartawan dalam dan luar negeri untuk mengetahui sosok dan tempat tinggal Amrozi dan Ali Gufron.


Tenggulun yang sehari-hari sunyi berubah menjadi ramai. Banyak penduduk desa yang mendapatkan keuntungan dari keramaian ini. Para pemilik warung tiba-tiba omzetnya meningkat. Banyak pula warga yang menyewakan rumah sebagai penginapan. (Bersambung) Foto:Deni Prastyo.

©2010 VHRmedia.com


Kisah Terkait

Arsip Kisah »

Artikel Terkait

Arsip Artikel »



Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Inspirasi

Politik Aspal di Sepotong Jalan

31 Oktober 2008 - 9:48 WIB

 SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.


"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua